Salah satu pelajaran tersulit dalam investasi berbasis ekuitas: saham-saham siklikal diperdagangkan secara terbalik.
Ketika sebuah saham siklikal tampak sangat murah pada P/E — pendapatan di puncak, kelipatan tertekan — biasanya itu adalah sinyal jual. Pasar sudah mengantisipasi penurunan.
Ketika saham terlihat sangat mahal — pendapatan sedang terjun, P/E melonjak — itu sering kali menjadi sinyal beli. Anda membayar lebih untuk pendapatan di titik lembah, tetapi siklus akan berbalik.
Inilah sebabnya saya selalu menormalkan pendapatan selama satu siklus penuh sebelum mengambil keputusan. Kelipatan berbasis satu tahun pada saham siklikal adalah jebakan. Anda perlu memahami Anda sedang berada di bagian mana dari siklus, seperti apa kekuatan pendapatan yang sudah dinormalisasi, dan apakah manajemen memiliki neraca yang cukup untuk bertahan melewati titik lembah.
Ini memang terdengar tidak intuitif, tetapi begitulah cara kerja saham siklikal. Abaikan hal ini dan Anda akan terus membeli di puncak setiap kali.
Ketika sebuah saham siklikal tampak sangat murah pada P/E — pendapatan di puncak, kelipatan tertekan — biasanya itu adalah sinyal jual. Pasar sudah mengantisipasi penurunan.
Ketika saham terlihat sangat mahal — pendapatan sedang terjun, P/E melonjak — itu sering kali menjadi sinyal beli. Anda membayar lebih untuk pendapatan di titik lembah, tetapi siklus akan berbalik.
Inilah sebabnya saya selalu menormalkan pendapatan selama satu siklus penuh sebelum mengambil keputusan. Kelipatan berbasis satu tahun pada saham siklikal adalah jebakan. Anda perlu memahami Anda sedang berada di bagian mana dari siklus, seperti apa kekuatan pendapatan yang sudah dinormalisasi, dan apakah manajemen memiliki neraca yang cukup untuk bertahan melewati titik lembah.
Ini memang terdengar tidak intuitif, tetapi begitulah cara kerja saham siklikal. Abaikan hal ini dan Anda akan terus membeli di puncak setiap kali.