SEC baru saja pindah, dan Wall Street merasakannya. šŸ”„

Pada 25 Agustus, SEC mengirimkan sebuah proposal ke Gedung Putih untuk "memperjelas kerangka kerja untuk kustodi aset kripto" bagi penasihat investasi dan perusahaan investasi. Satu kalimat itu menulis ulang dua tahun kebuntuan regulasi. šŸ’€

Ini yang benar-benar berubah dibandingkan klaim yang beredar šŸ‘‡

Aturan Pengamanan 2023 milik Gensler mencoba MEMBATASI cara para penasihat memegang kripto. Aturan itu tidak bertahan. SEC era Atkins sekarang justru bergerak ke arah sebaliknya — secara eksplisit bertujuan untuk "menghapus beban" dari ketentuan-ketentuan yang sudah ketinggalan zaman. Topiknya sama. Falsafahnya berlawanan. šŸ”„

āš ļø TAPI — pelan dulu di kemenangan cepat.

Proposal tersebut belum dipublikasikan. Proposal ini masih perlu melalui peninjauan OMB Gedung Putih, lalu pemungutan suara komisi SEC, kemudian periode komentar publik selama 60 hari sebelum apa pun bisa menjadi undang-undang. Target untuk bahkan pemberitahuan rancangan aturan yang diusulkan adalah Oktober 2026 — bukan aturan final. šŸ“…

Detail paling menentukan yang masih disembunyikan: bagaimana SEC mendefinisikan "qualified custodian" untuk aset digital. Definisi tunggal itu menentukan apakah BlackRock, Fidelity — atau siapa pun — dapat secara hukum melakukan kustodi Bitcoin Anda untuk klien. Kita belum tahu jawabannya. šŸ”

Arah kebijakannya sudah jelas. Garis finisnya belum. šŸ“

Jadi ini pertanyaan sesungguhnya — ketika kustodi institusional menjadi tidak ambigu secara hukum, apakah itu mempercepat adopsi Bitcoin atau justru mengembalikan kontrol ke bank-bank yang sebenarnya dibangun untuk digantikan oleh kripto? šŸ‘‡

#SEC #CryptoRegulation #CryptoCustody #DollarPostsBiggestGainInNearlyFourWeeks #BankOfKoreaHikesRatesTo3%

$TUT $VET $MOVR