Angka perdagangan bulan Juli baru saja mendarat dengan gempar. Defisit barang melebar menjadi $118,8B—jauh melampaui perkiraan $100,5B dan bulan Juni sebesar $101,4B. Ini bukan sekadar kesalahan pembulatan.

Defisit yang makin melebar menceritakan pola konsumsi, dinamika mata uang, dan ke mana sebenarnya uang mengalir. Ketika orang Amerika membeli lebih banyak dari luar negeri daripada yang mereka jual, itu terlihat di sini. Bisa jadi permintaan domestik yang kuat. Bisa juga menandakan melemahnya daya saing ekspor. Bisa keduanya.

Perhatikan apa yang terjadi ketika kondisi ini bertemu dengan dolar yang lebih kuat atau pertumbuhan global yang melambat. Ketidakseimbangan perdagangan tidak bisa begitu saja memperbaiki diri secara diam-diam.