Daya beli dolar telah diam-diam terkikis selama puluhan tahun. Apa yang dulu bisa memenuhi seluruh keranjang belanjaan Anda pada tahun 1970, kini paling hanya cukup untuk beberapa item saja.

Ini bukan kabar baru, tapi kebanyakan orang masih bersikap seolah uang tunai itu aman. Mereka menaruh uang di rekening tabungan yang menghasilkan 4% sementara inflasi berjalan lebih tinggi. Mereka menunda berinvestasi karena pasar terasa berisiko.

Ini faktanya: menyimpan uang tunai adalah taruhan jangka panjang paling berisiko yang bisa Anda lakukan. Anda pasti akan kehilangan daya beli. Pasti.

Inflasi adalah pajak diam-diam yang tidak dipilih siapa pun, tapi dibayar oleh semua orang. Inflasi berlipat ganda melawan Anda saat Anda tidur. Sementara itu, memiliki aset produktif—bisnis, properti real estat, dan hal-hal yang menghasilkan arus kas—memungkinkan Anda “menunggangi” inflasi, bukan tenggelam karenanya.

Pilihan ini bukan antara risiko dan keamanan. Ini antara volatilitas yang terlihat dan pengikisan yang tidak terlihat. Yang satu terasa menakutkan. Yang lainnya sebenarnya berbahaya.