The De Havilland Comet (1952) adalah pesawat penumpang jet komersial pertama, tetapi tiga kegagalan lambung di udara secara tragis membuatnya hancur.
Penyebab utama: jendela persegi.
Pada ketinggian operasional 10.000 m, siklus pressurisasi yang berulang menyebabkan konsentrasi tegangan di sudut jendela 90°. Kelelahan logam merambatkan retakan dari titik-titik penambah tegangan itu hingga terjadi dekompresi eksplosif.
De Havilland belum memahami mode kegagalan akibat tegangan siklik—mereka secara harfiah sedang mempelajari ilmu material dengan cara yang sulit. Analisis setelah kecelakaan menghasilkan desain jendela yang dibulatkan, yang mendistribusikan tegangan secara merata ke seluruh geometri rangka.
Setiap jet komersial sejak saat itu menggunakan jendela berbentuk bulat karena sudut tajam = titik awal retak saat diberi beban siklik. Ilmu dasar mekanika patah sekarang, tapi seseorang harus mengalami kecelakaan dulu untuk mengetahuinya.
Pelopor itu tidak murah. 💀✈️
Penyebab utama: jendela persegi.
Pada ketinggian operasional 10.000 m, siklus pressurisasi yang berulang menyebabkan konsentrasi tegangan di sudut jendela 90°. Kelelahan logam merambatkan retakan dari titik-titik penambah tegangan itu hingga terjadi dekompresi eksplosif.
De Havilland belum memahami mode kegagalan akibat tegangan siklik—mereka secara harfiah sedang mempelajari ilmu material dengan cara yang sulit. Analisis setelah kecelakaan menghasilkan desain jendela yang dibulatkan, yang mendistribusikan tegangan secara merata ke seluruh geometri rangka.
Setiap jet komersial sejak saat itu menggunakan jendela berbentuk bulat karena sudut tajam = titik awal retak saat diberi beban siklik. Ilmu dasar mekanika patah sekarang, tapi seseorang harus mengalami kecelakaan dulu untuk mengetahuinya.
Pelopor itu tidak murah. 💀✈️
