Emas memperpanjang reli Agustus-nya ke level tertinggi tiga bulan di $3.500 per ounce, sementara Bitcoin sempat melonjak melewati $80.000 untuk pertama kalinya sejak Mei, menandakan potensi pergeseran selera risiko di pasar tradisional maupun kripto.
Reli emas didorong oleh kombinasi melemahnya dolar AS, jatuhnya imbal hasil Treasury, dan permintaan kembali terhadap aset safe-haven di tengah ketegangan geopolitik. Indeks dolar telah turun 1,8% dalam sepekan terakhir, dan imbal hasil Treasury 10-tahun turun 15 basis poin, menciptakan ekspansi spread imbal hasil sebesar 0,6% yang secara tradisional mendorong arus masuk ke emas. Data on-chain menunjukkan aktivitas harian berbasis blockchain Bitcoin meningkat 12%, dengan jumlah alamat aktif mencapai 1,2 juta, naik dari 1,05 juta bulan lalu.
Uang pintar sedang memposisikan diri untuk tren naik yang berlanjut. Arus institusional ke ETF emas naik 18% YoY, sementara metrik on-chain Bitcoin—seperti rasio alamat baru terhadap alamat lama—menunjukkan basis pemegang jangka panjang yang semakin berkembang. #Gold #BTC #SafeHaven
Level kunci berikutnya untuk emas adalah resistensi $3.600, penghalang psikologis yang, jika ditembus, dapat mendorong logam tersebut menuju level tertinggi baru dalam 12 bulan. Untuk Bitcoin, moving average 200 hari berada di $78.500; penembusan yang berkelanjutan di atas level ini dapat memicu reli 30% menuju $90.000. #BTC #GoldResistance
Dengan emas dan Bitcoin sama-sama menguji level tertinggi baru, trader harus memutuskan apakah akan memanfaatkan momentum saat ini atau menunggu konfirmasi yang lebih jelas. Apakah Anda siap menyesuaikan portofolio untuk menangkap gelombang kenaikan berikutnya?