金融大佬怒喷财政部 比特币却笑了
Drewkenmiller Dulu membawa hota kuantum fund, veteran yang baru-baru ini kekuatannya penuh
Menyemprot siapa? Menyemprot Departemen Keuangan AS—rencana buyback obligasi jangka panjang senilai 4 miliar dolar. Dia menyebutnya sebagai “memadamkan dahaga dengan racun”.
Terjemahkan: Untuk menahan lonjakan imbal hasil obligasi yang membubung, Departemen Keuangan turun tangan langsung membeli obligasi jangka panjang.
Kedengarannya seperti menyelamatkan pasar. Tapi kata sang bos besar: kalau permainan ini tidak dimainkan dengan baik, itu sama saja dengan mencetak uang secara terselubung—mendorong pasar kembali ke jalan lama pengendalian kurva imbal hasil.
Para pemula pun paham. Begitu kata “pengendalian kurva” muncul, kredibilitas dolar langsung jadi tanda tanya.
Akhirnya Bitcoin yang tertawa. Kredibilitas dolar jadi longgar, aset berwujud justru makin disukai.
Kemarin Bitcoin masih ragu di ambang 80 ribu. Hari ini langsung menembus dan berdiri di atasnya. Uang memilih dengan kaki.
Dulu Jepang memainkan pengendalian kurva imbal hasil—hasilnya semua orang sudah melihat: nilai tukar ambruk, aset panik.
Pandangan saya: ribut para bos besar, pedagang ritel jadi penonton—tapi di dalam “guva” itu penuh peluang.
Semakin Departemen Keuangan dipusing-pusing, narasi anti-pengenceran Bitcoin akan semakin kuat. Logika ini tidak berubah selama sepuluh tahun terakhir.
Tentu, jangan jadikan bos besar sebagai dewa. Dia memaki, tapi di tangannya tetap memegang ETF Bitcoin. Mulutnya membenci, badannya jujur.
Bukankah bos besar yang mulutnya bearish tapi tangannya bullish seperti itu di dunia kripto masih sedikit?
Tapi juga harus menyiram air dingin: langkah Departemen Keuangan ini pada dasarnya adalah menopang pasar. Menopang berarti pasar sendiri belum benar-benar berdiri.
Begitu suatu hari pembelian kembali (buyback) menyusut volumenya, pasar obligasi harus melakukan penetapan harga ulang. Tak heran Bitcoin ikut terombang-ambing seperti naik roller coaster.
Kekhawatanan terbesar pasar sekarang adalah: apakah Departemen Keuangan berani terus membeli sampai imbal hasil menyerah dan melunak?
Kalau kamu paham lapisan ini, kamu akan mengerti—seruan sang bos besar bukan untuk menyuruhmu menyalin pekerjaan rumah, tapi untuk mengingatkanmu.
Menurutmu, aksi Departemen Keuangan ini menyelamatkan pasar atau menanam bom? Diskusikan di kolom komentar.
Klik avatar untuk nonton live
Setiap hari menemani kamu memantau momen panas Bitcoin. Bukan cuma melihat berita apa yang terjadi, tapi juga membantu kamu memahami logika dan peluang di baliknya 👉🦖
#比特币 #美债
Drewkenmiller Dulu membawa hota kuantum fund, veteran yang baru-baru ini kekuatannya penuh
Menyemprot siapa? Menyemprot Departemen Keuangan AS—rencana buyback obligasi jangka panjang senilai 4 miliar dolar. Dia menyebutnya sebagai “memadamkan dahaga dengan racun”.
Terjemahkan: Untuk menahan lonjakan imbal hasil obligasi yang membubung, Departemen Keuangan turun tangan langsung membeli obligasi jangka panjang.
Kedengarannya seperti menyelamatkan pasar. Tapi kata sang bos besar: kalau permainan ini tidak dimainkan dengan baik, itu sama saja dengan mencetak uang secara terselubung—mendorong pasar kembali ke jalan lama pengendalian kurva imbal hasil.
Para pemula pun paham. Begitu kata “pengendalian kurva” muncul, kredibilitas dolar langsung jadi tanda tanya.
Akhirnya Bitcoin yang tertawa. Kredibilitas dolar jadi longgar, aset berwujud justru makin disukai.
Kemarin Bitcoin masih ragu di ambang 80 ribu. Hari ini langsung menembus dan berdiri di atasnya. Uang memilih dengan kaki.
Dulu Jepang memainkan pengendalian kurva imbal hasil—hasilnya semua orang sudah melihat: nilai tukar ambruk, aset panik.
Pandangan saya: ribut para bos besar, pedagang ritel jadi penonton—tapi di dalam “guva” itu penuh peluang.
Semakin Departemen Keuangan dipusing-pusing, narasi anti-pengenceran Bitcoin akan semakin kuat. Logika ini tidak berubah selama sepuluh tahun terakhir.
Tentu, jangan jadikan bos besar sebagai dewa. Dia memaki, tapi di tangannya tetap memegang ETF Bitcoin. Mulutnya membenci, badannya jujur.
Bukankah bos besar yang mulutnya bearish tapi tangannya bullish seperti itu di dunia kripto masih sedikit?
Tapi juga harus menyiram air dingin: langkah Departemen Keuangan ini pada dasarnya adalah menopang pasar. Menopang berarti pasar sendiri belum benar-benar berdiri.
Begitu suatu hari pembelian kembali (buyback) menyusut volumenya, pasar obligasi harus melakukan penetapan harga ulang. Tak heran Bitcoin ikut terombang-ambing seperti naik roller coaster.
Kekhawatanan terbesar pasar sekarang adalah: apakah Departemen Keuangan berani terus membeli sampai imbal hasil menyerah dan melunak?
Kalau kamu paham lapisan ini, kamu akan mengerti—seruan sang bos besar bukan untuk menyuruhmu menyalin pekerjaan rumah, tapi untuk mengingatkanmu.
Menurutmu, aksi Departemen Keuangan ini menyelamatkan pasar atau menanam bom? Diskusikan di kolom komentar.
Klik avatar untuk nonton live
Setiap hari menemani kamu memantau momen panas Bitcoin. Bukan cuma melihat berita apa yang terjadi, tapi juga membantu kamu memahami logika dan peluang di baliknya 👉🦖
#比特币 #美债
