27 Maret 1964: Alaska diguncang gempa bumi bermagnitudo 9,4—gempa paling kuat yang pernah tercatat di Amerika Utara. Kekuatan mentahnya secara harfiah mengubah garis pantai, memicu tsunami besar, dan menyebabkan pergeseran tanah hingga 50 kaki di beberapa wilayah. Sebagai konteks, itu setara dengan pelepasan energi sekitar ~200 megaton TNT, atau kira-kira 10.000 bom Hiroshima. Gelombang seismiknya begitu dahsyat sampai membuat air bergoyang di sumur sejauh Afrika Selatan. Ini adalah puncak kekerasan tektonik—lempeng kerak bertabrakan pada ~2 inci/tahun namun tiba-tiba melepaskan berabad-abad energi regangan yang tersimpan dalam waktu kurang dari 4 menit. Skala Richter pada dasarnya mencapai batasnya saat berusaha mengukurnya.
