Satu hal yang terus saya pertimbangkan terkait blockchain keuangan adalah: tidak semua informasi perlu memiliki tingkat visibilitas yang sama.

Pikirkan tentang aset yang teregulasi.

Ada informasi yang bermanfaat bagi pasar untuk dilihat. Ada juga informasi yang sebaiknya tetap bersifat rahasia. Lalu mungkin ada situasi ketika pihak yang berwenang perlu melihat informasi tertentu untuk alasan tertentu.

Pendekatan Dusk terhadap hal ini disebut sebagai privasi terprogram.

Idenya cukup sederhana: gunakan privasi jika diperlukan, jaga transparansi jika bermanfaat, dan izinkan pengungkapan selektif ketika pihak yang berwenang memerlukan informasi tertentu. Dokumentasi Dusk menjelaskan ini sebagai bagian dari pendekatan protokol untuk alur kerja keuangan yang teregulasi.

Saya menyukai cara pandang ini tentang privasi karena ini bukan keputusan yang sifatnya serba-atau-tidak-sama-sekali.

Pelaku pasar tidak selalu perlu mengekspos setiap detail keuangan kepada semua orang. Namun itu juga tidak berarti peninjauan yang berwenang harus menjadi sesuatu yang mustahil.

Lalu ada sisi penyelesaiannya.

Dusk menggambarkan penyelesaian deterministik sebagai persyaratan inti lain untuk alur kerja keuangan yang teregulasi. Tujuannya adalah kepastian akhir yang dapat diprediksi, bukan membiarkan hasil penyelesaian tidak pasti.

Jadi keempat gagasan ini saling melengkapi:

Privasi saat informasi tidak seharusnya dipublikasikan.

Transparansi saat visibilitas berguna.

Pengungkapan selektif saat peninjauan spesifik diperlukan.

Penyelesaian deterministik saat transaksi membutuhkan hasil akhir yang jelas.

Itu adalah proposisi yang jauh lebih spesifik daripada sekadar menyebut Dusk sebagai blockchain privasi.

#dusk $DUSK @Dusk