Sesuatu yang saya perhatikan saat membongkar arsitektur inti Dusk hari ini:
Dusk tidak menganggap sebuah akun sekadar alamat yang menampung koin.
Model akunnya jauh lebih disengaja.
Ada tipe-tipe akun yang dirancang untuk kebutuhan transaksi yang berbeda, termasuk alur yang publik dan yang menjaga privasi.
Menurut Anda, apakah selective disclosure dan privasi yang dapat diprogram adalah kunci paling utama untuk adopsi institusional?
Dan itu menjadi semakin menarik ketika Anda memikirkan aset yang teregulasi.
Dalam transfer token yang normal, pertanyaan utamanya adalah:
Apakah alamat ini memiliki saldo yang cukup?
Keamanan teregulasi membutuhkan lebih banyak pertanyaan yang dijawab.
Siapa yang berada di balik akun tersebut?
Apakah pemegangnya memenuhi syarat?
Apakah transfer ini diizinkan?
Informasi apa yang harus diungkap?
Informasi apa yang harus tetap privat?
Dan bisakah pihak yang berwenang memverifikasi atribut yang diperlukan tanpa mengekspos semuanya yang lain?
Di sinilah menurut saya arsitektur akun dan identitas Dusk mulai menjadi jauh lebih relevan daripada model alamat dompet yang biasa.
Blockchain bukan hanya melacak saldo.
Ia bisa menjadi bagian dari identitas finansial berbasis aturan dan alur kerja transfer.
Dan ada perbedaan penting di sini:
privasi tidak selalu berarti menyembunyikan keberadaan semuanya.
Bisa berarti mengungkap persis apa yang perlu diverifikasi sambil menjaga informasi yang tidak terkait tetap rahasia.
Itu adalah model yang jauh lebih berguna untuk keuangan yang teregulasi.
Jadi pertanyaan yang saya ajukan tentang Dusk sekarang bukanlah:
Apakah ia memiliki transaksi privat?
Itu terlalu dasar.
Yang saya maksud adalah:
Dapatkah akun, identitas, kelayakan, dan aturan transaksi bekerja bersama tanpa memaksa setiap aplikasi keuangan untuk mengekspos seluruh identitas pengguna?
Jika itu bisa berjalan pada skala besar, di sinilah privasi yang dapat diprogram menjadi benar-benar berguna.
#dusk $DUSK @Dusk
Dusk tidak menganggap sebuah akun sekadar alamat yang menampung koin.
Model akunnya jauh lebih disengaja.
Ada tipe-tipe akun yang dirancang untuk kebutuhan transaksi yang berbeda, termasuk alur yang publik dan yang menjaga privasi.
Menurut Anda, apakah selective disclosure dan privasi yang dapat diprogram adalah kunci paling utama untuk adopsi institusional?
Dan itu menjadi semakin menarik ketika Anda memikirkan aset yang teregulasi.
Dalam transfer token yang normal, pertanyaan utamanya adalah:
Apakah alamat ini memiliki saldo yang cukup?
Keamanan teregulasi membutuhkan lebih banyak pertanyaan yang dijawab.
Siapa yang berada di balik akun tersebut?
Apakah pemegangnya memenuhi syarat?
Apakah transfer ini diizinkan?
Informasi apa yang harus diungkap?
Informasi apa yang harus tetap privat?
Dan bisakah pihak yang berwenang memverifikasi atribut yang diperlukan tanpa mengekspos semuanya yang lain?
Di sinilah menurut saya arsitektur akun dan identitas Dusk mulai menjadi jauh lebih relevan daripada model alamat dompet yang biasa.
Blockchain bukan hanya melacak saldo.
Ia bisa menjadi bagian dari identitas finansial berbasis aturan dan alur kerja transfer.
Dan ada perbedaan penting di sini:
privasi tidak selalu berarti menyembunyikan keberadaan semuanya.
Bisa berarti mengungkap persis apa yang perlu diverifikasi sambil menjaga informasi yang tidak terkait tetap rahasia.
Itu adalah model yang jauh lebih berguna untuk keuangan yang teregulasi.
Jadi pertanyaan yang saya ajukan tentang Dusk sekarang bukanlah:
Apakah ia memiliki transaksi privat?
Itu terlalu dasar.
Yang saya maksud adalah:
Dapatkah akun, identitas, kelayakan, dan aturan transaksi bekerja bersama tanpa memaksa setiap aplikasi keuangan untuk mengekspos seluruh identitas pengguna?
Jika itu bisa berjalan pada skala besar, di sinilah privasi yang dapat diprogram menjadi benar-benar berguna.
#dusk $DUSK @Dusk
