Dalam keuangan, apakah harus selalu ada pertukaran antara privasi dan transparansi?

Semakin privat, pasar semakin sulit untuk memverifikasi. Semakin transparan, semakin banyak informasi sensitif yang terungkap.

Tapi untuk pasar yang teregulasi, mungkin persoalannya bukan memilih salah satu dari keduanya.

Melainkan: siapa yang bisa melihat apa, siapa yang berhak untuk memeriksa, dan bagaimana transaksi akhir akhirnya dikonfirmasi?

Di sinilah Dusk menjadi menarik.

Dusk mengarah pada sebuah model di mana data sensitif dapat dijaga privasinya, sementara informasi yang diperlukan tetap bisa diverifikasi.

Alih-alih memaksa semua data harus dipublikasikan atau disembunyikan sepenuhnya, selective disclosure memungkinkan pihak yang diberi wewenang untuk memeriksa bagian informasi yang diperlukan tanpa harus membuka seluruh data ke pasar.

Namun keamanan informasi saja belum cukup. Sebuah pasar perlu tahu dalam status apa transaksi terakhir berada. Deterministic settlement membuat hasil penyelesaian menjadi dapat ditentukan dan diverifikasi, alih-alih membiarkan status akhir menjadi sesuatu yang tidak pasti.

Ketika mekanisme-mekanisme ini dirancang langsung di dalam infrastruktur, privasi tidak lagi sekadar fitur keamanan.

Privasi menjadi programmable privacy.

Yang membuat Dusk terasa lebih istimewa adalah privasi tidak berdiri sendiri sebagai lapisan keamanan, melainkan menjadi bagian dari cara pasar memverifikasi dan menyelesaikan transaksi.

Privasi saat dibutuhkan, transparansi saat bermanfaat, pengungkapan yang dipilih saat diotorisasi, dan penyelesaian yang deterministik—semuanya dirancang dalam satu infrastruktur untuk pasar yang teregulasi.
@Dusk #dusk $DUSK #DUSK