BTC mulai rebound dari sekitar 58K, dan saat ini sudah memasuki zona tekanan di area resistance puncak 77,5K—82,8K.

Selama 82.800 belum mengalami breakout yang valid, struktur besar masih bisa didefinisikan hanya sebagai rebound, bukan pembalikan tren.
Inti dari kenaikan adalah terus mencari likuiditas pada harga yang lebih tinggi serta counterpart order/trading lawan. Sebelum benar-benar menembus puncak (high), yang perlu diwaspadai adalah pergantian posisi (hand-over) di area atas dan pelepasan order profit (ambil untung).

Minggu lalu, BTC ETF kembali menunjukkan arus masuk neto bernilai besar ($1,9 miliar), yang membuat tren jangka pendek cenderung bullish. Namun, yang benar-benar menentukan apakah pergerakan ini bisa naik level dari “rebound” menjadi “tren putaran baru” adalah apakah 82.800 bisa ditembus dan bertahan.
Secara makro, data PCE sekitar 26 Agustus serta sinyal terkait Jackson Hole pada akhir bulan akan menjadi katalis penting untuk percepatan harga pada putaran berikutnya.
Dana besar biasanya akan mendorong harga terlebih dahulu ke area likuiditas kunci, lalu menunggu katalis makro yang sudah jelas arahnya, sebelum kemudian memanfaatkan struktur leverage yang sudah ada di pasar untuk menyelesaikan percepatan.