๐๐š๐ ๐š๐ข๐ฆ๐š๐ง๐š ๐๐จ๐จ๐ฅ ๐‹๐ข๐ช๐ฎ๐ข๐๐ข๐ญ๐š๐ฌ ๐Œ๐ž๐ง๐ ๐ก๐š๐ฌ๐ข๐ฅ๐ค๐š๐ง ๐‘๐ž๐ฐ๐š๐ซ๐๐ฌ ๐š๐ฅ๐จ๐ค๐š๐ฌ๐ข ๐๐š๐ซ๐ข @ston_fi.

1/ Dulu saya mengira liquidity pool hanya untuk pengguna DeFi tingkat lanjut.

Pertama kali saya menemukan istilah seperti AMM, token LP, biaya trading, APR, farming, dan impermanent loss, rasanya ada terlalu banyak hal yang harus dipahami sebelum saya bisa mulai

Setelah menghabiskan lebih banyak waktu menjelajahi STON.fi, saya menyadari ide utamanya ternyata cukup sederhana.

Sebuah liquidity pool membutuhkan likuiditas agar pengguna bisa menukar token.
Dan pihak yang menyediakan likuiditas tersebut bisa mendapatkan penghasilan dari aktivitas yang terjadi di dalam pool.

๐ŸงตItulah yang ingin saya uraikan ๐Ÿ‘‡

#STONfi #DeFi #LiquidityPools #TON