📊 AS menunggak utang sebesar $40 triliun. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun melonjak ke level tertinggi dalam 19 tahun.
Utang pemerintah AS pekan ini menembus $40 triliun. Alarm fiskal berbunyi.
Biaya pinjaman jangka panjang ikut membubung. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun menembus 5,3%, tertinggi sejak 2007—sudah 19 tahun. Tenor 10 tahun juga naik hingga 4,7%. Pasar obligasi sedang memberi nilai kepada Washington, dan skornya sangat rendah.
Yang aneh justru emas. Dengan imbal hasil setinggi itu, emas semestinya turun. Namun pada 21 Agustus, harga emas London malah naik hampir 2%, menjadi $4.604. Dolar melemah, sehingga tekanan dari imbal hasil tinggi tertahan. Emas dan obligasi naik bersamaan—keterpisahan seperti ini jarang terjadi.
Ini menunjukkan satu hal. Pasar mulai mengubah cara mereka menilai dolar dan obligasi AS. Untuk utang $40 triliun itu, bunga menggelinding semakin cepat, dan semua orang mulai mencari aset yang tidak punya risiko kredit berdaulat.
Bitcoin pas sekali masuk ke celah itu. Dalam 7 hari naik 22%, kini di $76.923. Sebelumnya ia bergerak karena narasi penurunan suku bunga, sekarang orang-orang di The Fed masih terus menyerukan kenaikan suku bunga. Likuiditas belum longgar. Dorongan yang mengangkatnya kali ini berasal dari melonggarnya kepercayaan terhadap kredit dolar. Orang-orang tak lagi percaya pada dolar, mereka berlindung ke aset yang minim risiko berdaulat.
Tapi risiko juga harus disebut. Imbal hasil 5,3% punya harga. Suku bunga tinggi adalah angin sakal bagi aset berisiko; di posisi Bitcoin ini, tidak banyak pihak yang mau mengangkat tandu.
$BTC
#中本聪国际社区Baoluo币商资本 #宏观经济 #美债
Utang pemerintah AS pekan ini menembus $40 triliun. Alarm fiskal berbunyi.
Biaya pinjaman jangka panjang ikut membubung. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun menembus 5,3%, tertinggi sejak 2007—sudah 19 tahun. Tenor 10 tahun juga naik hingga 4,7%. Pasar obligasi sedang memberi nilai kepada Washington, dan skornya sangat rendah.
Yang aneh justru emas. Dengan imbal hasil setinggi itu, emas semestinya turun. Namun pada 21 Agustus, harga emas London malah naik hampir 2%, menjadi $4.604. Dolar melemah, sehingga tekanan dari imbal hasil tinggi tertahan. Emas dan obligasi naik bersamaan—keterpisahan seperti ini jarang terjadi.
Ini menunjukkan satu hal. Pasar mulai mengubah cara mereka menilai dolar dan obligasi AS. Untuk utang $40 triliun itu, bunga menggelinding semakin cepat, dan semua orang mulai mencari aset yang tidak punya risiko kredit berdaulat.
Bitcoin pas sekali masuk ke celah itu. Dalam 7 hari naik 22%, kini di $76.923. Sebelumnya ia bergerak karena narasi penurunan suku bunga, sekarang orang-orang di The Fed masih terus menyerukan kenaikan suku bunga. Likuiditas belum longgar. Dorongan yang mengangkatnya kali ini berasal dari melonggarnya kepercayaan terhadap kredit dolar. Orang-orang tak lagi percaya pada dolar, mereka berlindung ke aset yang minim risiko berdaulat.
Tapi risiko juga harus disebut. Imbal hasil 5,3% punya harga. Suku bunga tinggi adalah angin sakal bagi aset berisiko; di posisi Bitcoin ini, tidak banyak pihak yang mau mengangkat tandu.
$BTC
#中本聪国际社区Baoluo币商资本 #宏观经济 #美债