Senja đang mengubah diri dari “privacy chain” menjadi sebuah infrastruktur berlapis yang lebih jelas
Dulu saat melihat Senja, saya hampir hanya memperhatikan privasinya. Itu mudah dipahami karena proyek ini menghabiskan bertahun-tahun membangun infrastruktur untuk keuangan yang bersifat rahasia sebelum mainnet berjalan pada awal 2025.
Namun semakin saya melihat peningkatan-peningkatan setelahnya, saya justru semakin melihat hal yang lebih layak untuk dicermati: cara Senja memisahkan setiap tugas (fungsi) jaringan.
SenjaDS berfokus pada konsensus, staking, ketersediaan data, dan settlement. SenjaEVM membuka lingkungan yang lebih akrab bagi developer Solidity. Privasi tetap ada, tetapi tidak lagi dipaksa menjadi syarat wajib untuk setiap aplikasi.
Menurut saya, ini adalah perubahan yang cukup penting.
Sebuah blockchain dengan teknologi privasi yang baik, tetapi mewajibkan developer mempelajari terlalu banyak hal baru, pada akhirnya akan menyempitkan siapa saja yang bisa membangun di atasnya. Memasukkan EVM membantu menurunkan biaya transisi, sementara lapisan settlement dan privasi yang terpisah tetap mempertahankan hal yang membuat Senja berbeda dari chain EVM biasa.
Karena itu, peningkatan seperti blob transactions atau PLONK V2 saya pandang sebagai bagian persiapan infrastruktur—bukan “fitur baru”.
Namun arsitektur yang indah di atas kertas belum mengatakan banyak.
Hal yang ingin saya lihat adalah apakah SenjaEVM mampu membuat developer tetap aktif dalam jangka panjang, apakah jumlah transaksi benar-benar meningkat, dan aset keuangan apa pada akhirnya akan diselesaikan (settlement) melalui SenjaDS—bukan sekadar berhenti pada demo atau pengumuman.
Jika angka-angka itu muncul, pemisahan execution dari settlement akan punya makna yang benar-benar praktis.
Jika tidak, Senja baru menyelesaikan persoalan desain, tetapi belum menyelesaikan persoalan adopsi.
@Dusk $DUSK #dusk
$UP $MarsCoin
Dulu saat melihat Senja, saya hampir hanya memperhatikan privasinya. Itu mudah dipahami karena proyek ini menghabiskan bertahun-tahun membangun infrastruktur untuk keuangan yang bersifat rahasia sebelum mainnet berjalan pada awal 2025.
Namun semakin saya melihat peningkatan-peningkatan setelahnya, saya justru semakin melihat hal yang lebih layak untuk dicermati: cara Senja memisahkan setiap tugas (fungsi) jaringan.
SenjaDS berfokus pada konsensus, staking, ketersediaan data, dan settlement. SenjaEVM membuka lingkungan yang lebih akrab bagi developer Solidity. Privasi tetap ada, tetapi tidak lagi dipaksa menjadi syarat wajib untuk setiap aplikasi.
Menurut saya, ini adalah perubahan yang cukup penting.
Sebuah blockchain dengan teknologi privasi yang baik, tetapi mewajibkan developer mempelajari terlalu banyak hal baru, pada akhirnya akan menyempitkan siapa saja yang bisa membangun di atasnya. Memasukkan EVM membantu menurunkan biaya transisi, sementara lapisan settlement dan privasi yang terpisah tetap mempertahankan hal yang membuat Senja berbeda dari chain EVM biasa.
Karena itu, peningkatan seperti blob transactions atau PLONK V2 saya pandang sebagai bagian persiapan infrastruktur—bukan “fitur baru”.
Namun arsitektur yang indah di atas kertas belum mengatakan banyak.
Hal yang ingin saya lihat adalah apakah SenjaEVM mampu membuat developer tetap aktif dalam jangka panjang, apakah jumlah transaksi benar-benar meningkat, dan aset keuangan apa pada akhirnya akan diselesaikan (settlement) melalui SenjaDS—bukan sekadar berhenti pada demo atau pengumuman.
Jika angka-angka itu muncul, pemisahan execution dari settlement akan punya makna yang benar-benar praktis.
Jika tidak, Senja baru menyelesaikan persoalan desain, tetapi belum menyelesaikan persoalan adopsi.
@Dusk $DUSK #dusk
$UP $MarsCoin

