Meskipun pelajaran sejarah sering menyoroti tren deregulasi pada tahun 1980-an dan 1990-an, kenyataannya adalah bahwa kerangka regulasi tidak pernah benar-benar disederhanakan pada era tersebut. Sebaliknya, jumlah pembatasan terus bertambah tanpa adanya gangguan yang nyata.

Pada akhirnya, regulasi yang kompleks hanya menguntungkan satu demografi: para pemimpin pasar yang sudah mapan. Mereka adalah pihak yang secara efektif menentukan pedoman, baik melakukannya secara langsung maupun melalui perwakilan yang mereka pilih.

Ketika sebuah pasar beroperasi dengan lebih sedikit pembatasan, secara alami pasar tersebut mengundang lebih banyak persaingan, yang secara konsisten menantang kekuasaan yang sudah mengakar. Ketika dominasi para pemain lama mulai memudar, perekonomian mengalami perputaran pendapatan dan kekayaan yang jauh lebih cepat dan lebih hidup.

Namun, selama sistem regulasi kita terus berkembang menjadi semakin rumit, mereka yang sudah berada di puncak akan terus menuai keuntungan. Mereka akan tetap meraup profit tanpa perlu menunjukkan keterampilan yang benar-benar mumpuni atau melakukan upaya nyata, yang pada akhirnya tampak seperti cara yang sangat tidak logis untuk menjalankan operasi.