Saya menelusuri kembali kemitraan institusional Dusk dan menemukan satu detail tentang 21X yang menurut saya layak mendapat perhatian jauh lebih besar.
21X bukan sekadar proyek RWA lain yang terintegrasi dengan Dusk.
Ini adalah perusahaan pertama yang menerima lisensi DLT-TSS Jerman untuk pasar sekuritas yang sepenuhnya tokenisasi.
& bagian penting dari lisensi itu adalah apa yang memungkinkannya.
Secara tradisional, perdagangan & penyelesaian adalah dua bagian yang terpisah dari sistem keuangan.
Sebuah transaksi terjadi di satu platform.
Lalu penyelesaian bergerak melalui lapisan lain.
21X diberi wewenang untuk menggabungkan fungsi-fungsi tersebut dalam satu DLT Trading and Settlement System.
Artinya, proses perdagangan & penyelesaian dapat terjadi bersama di jaringan onchain dengan penyelesaian yang bersifat atomik.
Itu adalah proposisi yang sangat berbeda dibanding sekadar menaruh sertifikat sekuritas di sebuah blockchain.
Dan di sinilah kemitraan Dusk mulai terasa lebih masuk akal bagi saya.
Dusk menyediakan infrastruktur blockchain.
21X menghadirkan infrastruktur pasar DLT yang teregulasi.
Tujuannya bukan hanya:
aset tokenisasi + blockchain.
Melainkan: perdagangan teregulasi + penyelesaian teregulasi + infrastruktur yang dapat diprogram.
Dan ada satu bagian menarik lainnya.
21X berencana mengintegrasikan DuskEVM sebagai salah satu blockchain yang didukung.
Jadi Dusk tidak hanya mencoba menciptakan aset.
Dusk berupaya menjadi infrastruktur yang benar-benar bisa dihubungkan oleh venue-venue yang teregulasi.
Itu standar yang jauh lebih tinggi.
Saya penasaran seberapa jauh model ini bisa berjalan ketika semakin banyak venue yang teregulasi tersambung ke infrastruktur yang sama.
Karena jika perdagangan dan penyelesaian bisa benar-benar bertemu di onchain, peningkatan efisiensinya bisa jauh lebih besar daripada sekadar mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan sebuah token.
Menurut Anda, menggabungkan perdagangan dan penyelesaian on-chain adalah kunci utama bagi adopsi institusional RWA?
#dusk $DUSK @Dusk
21X bukan sekadar proyek RWA lain yang terintegrasi dengan Dusk.
Ini adalah perusahaan pertama yang menerima lisensi DLT-TSS Jerman untuk pasar sekuritas yang sepenuhnya tokenisasi.
& bagian penting dari lisensi itu adalah apa yang memungkinkannya.
Secara tradisional, perdagangan & penyelesaian adalah dua bagian yang terpisah dari sistem keuangan.
Sebuah transaksi terjadi di satu platform.
Lalu penyelesaian bergerak melalui lapisan lain.
21X diberi wewenang untuk menggabungkan fungsi-fungsi tersebut dalam satu DLT Trading and Settlement System.
Artinya, proses perdagangan & penyelesaian dapat terjadi bersama di jaringan onchain dengan penyelesaian yang bersifat atomik.
Itu adalah proposisi yang sangat berbeda dibanding sekadar menaruh sertifikat sekuritas di sebuah blockchain.
Dan di sinilah kemitraan Dusk mulai terasa lebih masuk akal bagi saya.
Dusk menyediakan infrastruktur blockchain.
21X menghadirkan infrastruktur pasar DLT yang teregulasi.
Tujuannya bukan hanya:
aset tokenisasi + blockchain.
Melainkan: perdagangan teregulasi + penyelesaian teregulasi + infrastruktur yang dapat diprogram.
Dan ada satu bagian menarik lainnya.
21X berencana mengintegrasikan DuskEVM sebagai salah satu blockchain yang didukung.
Jadi Dusk tidak hanya mencoba menciptakan aset.
Dusk berupaya menjadi infrastruktur yang benar-benar bisa dihubungkan oleh venue-venue yang teregulasi.
Itu standar yang jauh lebih tinggi.
Saya penasaran seberapa jauh model ini bisa berjalan ketika semakin banyak venue yang teregulasi tersambung ke infrastruktur yang sama.
Karena jika perdagangan dan penyelesaian bisa benar-benar bertemu di onchain, peningkatan efisiensinya bisa jauh lebih besar daripada sekadar mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan sebuah token.
Menurut Anda, menggabungkan perdagangan dan penyelesaian on-chain adalah kunci utama bagi adopsi institusional RWA?
#dusk $DUSK @Dusk