#dusk $DUSK @Dusk

Dulu saya mengira bahwa menempatkan aset keuangan di onchain secara otomatis berarti membuat seluruh proses keuangan menjadi lebih baik.

Lalu saya mencoba melihatnya dari sudut pandang bank atau dana investasi.

Bayangkan menaruh obligasi atau reksa dana di onchain.

Kedengarannya masalahnya sudah selesai.

Tapi kemudian saya mulai bertanya:

Bagaimana jika tokennya ada di onchain, namun proses keuangan di sekelilingnya masih belum?

Institusi tersebut tetap harus memutuskan siapa yang bisa memilikinya, bagaimana token itu bisa diperdagangkan, bagaimana pembayaran bergerak, dan bagaimana penyelesaian transaksi tetap mematuhi aturan.

Itu membuat saya memikirkan ulang apa sebenarnya arti “tokenisasi”.

Apakah tokenisasi aset sudah cukup, atau sebaiknya siklus hidup finansialnya ikut bergerak bersamanya?

Pertanyaan itulah yang menarik saya ke Dusk.

Yang membuat saya tertarik pada Dusk Trade adalah melihat masalahnya didekati dari sisi alur kerja, bukan hanya dari sisi tokennya.

Dusk sedang berupaya menghadirkan aset seperti MMF, ETF, obligasi, dan RWAs lainnya ke dalam lingkungan onchain.

Cara saya berpikir tentang tokenisasi sekarang adalah:

kepemilikan → kelayakan → perdagangan → pembayaran → penyelesaian

Mungkin pertanyaan sebenarnya bukan:

“Berapa banyak aset yang bisa kita taruh di onchain?”

Mungkin pertanyaannya adalah:

“Seberapa banyak proses keuangan yang benar-benar bisa berjalan di sana?”

Karena jika hanya representasinya yang bergerak ke onchain, bisakah kita benar-benar mengatakan pasar ikut bergerak bersama?

Perbedaan itulah yang membuat Dusk menarik bagi saya.


Hal terpenting saat menghadirkan aset dunia nyata ke onchain adalah apa?
Tokenizing the asset
0%
Ownership & eligibility
25%
Trading + settlement
0%
The full financial lifecycle
75%
4 Voting • Voting ditutup