#美元跌至三个月低点
Indeks Dolar AS turun mendekati 98,7, mencetak level terendah tiga bulan terakhir. Banyak orang mulai tidak terlalu percaya diri pada dolar AS

Imbal hasil obligasi pemerintah AS melonjak terlalu tajam. Kementerian Keuangan memaksa diri untuk membeli kembali obligasi pemerintah jangka panjang dengan cara menggandakan pembelian. Ini pada dasarnya seperti pelonggaran likuiditas secara terselubung, sehingga keunggulan imbal hasil dolar AS langsung tidak terasa begitu menarik

Begitu imbal hasil turun, dana tentu mengalir keluar. Semua orang bertaruh bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga

The Fed ingin memperketat untuk melawan inflasi, tetapi Kementerian Keuangan—karena tak mampu membayar bunga yang tinggi—terpaksa melonggarkan untuk menyelamatkan pasar; keduanya saling berbenturan. Pasar melihat ini sebagai penyelamatan paksa, dan dana pun langsung bergerombol untuk membeli emas dan mata uang kripto

Prediksi berikutnya
Jangka pendek, yang paling menentukan adalah sikap The Fed
Jika data ketenagakerjaan dan ekonomi terus memburuk, dolar AS kemungkinan masih akan turun ke kisaran 96 hingga 97. Jika inflasi tiba-tiba memantul, dolar bisa sedikit menguat kembali

Untuk jangka menengah, dolar AS sulit kembali menjadi kuat
Ukuran utang AS yang terus membesar membuat minat pembeli luar negeri untuk menjadi penopang semakin rendah. Mempertahankan dolar AS tetap lemah adalah skenario yang paling mungkin

Bagi kita, tekanan pada nilai tukar yuan renminbi menjadi lebih kecil. Berbelanja di luar negeri atau studi ke luar negeri akan terasa lebih menguntungkan. Namun kalau tujuan Anda adalah mendapatkan USD lalu menukarnya kembali ke RMB, situasinya agak canggung. Emas sebagai aset safe haven, dalam jangka panjang dan menengah tetap punya dukungan yang kuat

DYOR