TermMax menyebut peserta vault sebagai “Depositor”, yang pada awalnya membuat peran itu terdengar hampir pasif.

Pengaturan yang dibuat oleh kurator V2 membuat saya membaca deskripsi tersebut dengan cara yang berbeda.

Seorang Kurator dapat memilih pasar, mengalokasikan modal, membuat order, mengonfigurasi kurva peminjaman dan pemberian pinjaman, mengelola antrian, serta memungut biaya kinerja. Kontrak vault juga menyediakan kontrol terkait APY minimum, daftar putih pasar, timelock, guardian, dan penanganan bad-debt.

Itu bukan sekadar routing imbal hasil yang sederhana.

Itu adalah pengelolaan portofolio fixed-income yang didelegasikan dan dijalankan melalui smart contract.

Depositor menghindari menempatkan setiap order secara pribadi, tetapi keputusan yang mendasarinya tidak hilang. Seseorang tetap memutuskan maturitas mana yang layak mendapatkan modal, jaminan seperti apa yang dapat diterima, dari mana sebuah kurva harus dimulai, dan seberapa banyak likuiditas yang sebaiknya dikomit.

TermMax membatasi kewenangan tersebut dengan cara yang berguna. Daftar putih membatasi pasar yang tersedia, timelock menunda perubahan yang sensitif, dan seorang guardian dapat membatalkan tindakan yang sedang tertunda.

Namun, perlindungan tersebut mengatur apa yang diizinkan untuk diubah oleh seorang Kurator. Mereka tidak dapat menjamin bahwa pasar, kurva, atau alokasi yang dipilih akan berkinerja baik.

Itulah sebabnya APY vault yang tampil di judul hanyalah titik awal yang lemah untuk menilai sebuah vault @TermMax .

Saya lebih suka memeriksa pemilihan pasar oleh Kurator, riwayat kurva, biaya kinerja, timelock, serta respons terhadap bad debt.

Depositor tidak menghapus risiko strategi. Mereka hanya memilih siapa yang diizinkan untuk mengelolanya.

#TermMax