Hitung mundur untuk kreator konten tinggal 1 hari lagi—perayaan terakhir, sekaligus penutupan paling hardcore!😊

Hari ini kita ambil perspektif makro yang paling dalam: bahas ambisi paling puncak @TermMax TermMax di ranah fixed income di rantai—membangun “kurva imbal hasil bebas risiko” asli DeFi (On-chain Yield Curve

Dalam keuangan tradisional (TradFi), kurva imbal hasil obligasi pemerintah adalah “jangkar” untuk penetapan harga aset makro secara keseluruhan. Apa pun itu—penerbitan obligasi korporasi, penetapan harga KPR, atau valuasi derivatif—semuanya mengacu pada patokan ini. Namun di dunia DeFi, karena berbagai protokol berjalan terpisah sebagai kotak “floating interest rate” yang tertutup, untuk waktu yang lama di chain belum ada satu kurva imbal hasil bebas risiko yang diakui secara luas, bersifat standar, dan mencakup berbagai tenor.

TermMax sedang mengubah keadaan itu. Dengan membangun pasar pinjam-meminjam ber-suku bunga tetap yang terstandardisasi, yang mencakup banyak mainnet populer (Ethereum, BNB Chain, Arbitrum, Base, dll.), serta melewati berbagai tanggal jatuh tempo tetap (Fixed Maturities), ditambah dengan pencocokan likuiditas yang terpusat, untuk pertama kalinya DeFi memiliki **struktur tenor (Term Structure

Dampak yang benar-benar revolusioner ada pada poin-poin berikut:

Menjadi patokan penetapan harga finansial di chain: RWA (Real World Assets) di masa depan, surat utang kredit on-chain, dan instrumen derivatif yang kompleks—semuanya bisa langsung mengacu pada kurva imbal hasil fixed yang terbentuk di TermMax untuk penetapan harga yang akurat.
Menyedot dana dari lembaga tradisional berskala triliunan yang paling diincar bukanlah lonjakan APY sesaat, melainkan kurva imbal hasil yang dapat diprediksi, dapat diaudit, dan memenuhi kepatuhan dengan jangkar benchmark jangka panjang.

Dibandingkan dengan kurva naik-turun setelah TMX dibuka, kurva imbal hasil dasar di chain yang sedang digambar oleh TermMax—itulah fondasi sejati menuju “Holy Grail” infrastruktur Web3!
#termmax @TermMax