Teknik Bitcoin Menguat di Bawah: Jika “Golden Cross” Terkonfirmasi, Bisa Memulai Putaran Kenaikan Baru

21 Agustus, menurut laporan, momentum kenaikan Bitcoin baru-baru ini meningkat secara signifikan. Harga telah menembus garis Simple Moving Average (SMA) 200 hari (sekitar 71.500 dolar AS) dan kini berada di atas pola teknikal “golden cross” yang secara luas dipandang pasar sebagai sinyal bullish jangka panjang.

Analisis menyebutkan, jika garis SMA 50 hari (sekitar 65.000 dolar AS) terus bergerak naik dan menembus SMA 200 hari, maka pola tren bullish pada putaran ini akhirnya akan dikonfirmasi.

Mengacu pada pola historis, SMA 200 hari merupakan indikator kunci untuk menilai tren jangka panjang suatu aset. Jika harga terus bertahan di atas garis ini, biasanya dianggap sebagai sinyal penting bahwa pasar beralih dari bearish ke bullish; sebaliknya, jika harga menembus ke bawah, berarti tren jangka panjang berpotensi melemah.

Secara spesifik, Bitcoin sejak Oktober 2025 telah bergerak di bawah SMA 200 hari. Saat itu, harga BTC sekitar 110.000 dolar AS, dan tren jangka panjang pasar terus mendapat tekanan.

Meski demikian, Bitcoin pernah membentuk golden cross antara SMA 50 hari dan SMA 200 hari pada Februari 2023, Oktober 2023, Oktober 2024, serta April 2025. Setelah terbentuk, kemudian muncul rangkaian lonjakan harga berikutnya.

Namun, golden cross tersebut hanya merupakan reli satu kali, bukan awal dari tren kenaikan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, jika harga BTC kemudian mengalami penurunan tajam dan kembali menembus jauh di bawah SMA 200 hari, logika bahwa Bitcoin beralih ke tren bullish jangka panjang bisa menjadi tidak berlaku.

Secara keseluruhan, konfirmasi atau tidaknya golden cross adalah salah satu sudut pandang untuk mengamati kekuatan pasar; sementara apakah Bitcoin benar-benar dapat memulai siklus bull market putaran baru masih memerlukan dukungan variabel-variabel fundamental.

#比特币黄金交叉