#binancep2pantoan @Binance Vietnam

Pernah suatu kali aku terbawa arus psikologi kerumunan di sebuah grup chat trader, dan hampir melewatkan langkah verifikasi hanya karena "kata semua orang, orang ini terpercaya".

Di dalam grup, ada seseorang yang mempromosikan penjualan USDT dengan harga bagus. Banyak orang langsung berkomentar, "saya sudah pernah transaksi dengan orang ini, oke", "terpercaya top group". Karena melihat begitu banyak orang mengonfirmasi, aku langsung mengabaikan langkah pengecekan mandiri terhadap profil, lalu membuat pesanan berdasarkan pikiran "pasti aman, kan seluruh grup bilang begitu". Setelah transfer selesai, penjual malah mulai diam, lalu mengirim pesan: "Nomor rekening yang barusan saya berikan ada masalah, tolong transfer kompensasi ke nomor lain ya" — saat itu aku baru sadar dan bertanya pada diri sendiri: apakah komentar-komentar "terpercaya" itu benar, atau ternyata hanya skenario?

Aku berhenti, tidak mentransfer dana tambahan apa pun, lalu kembali mengecek profil dengan saksama di sistem Binance. Ternyata, akun itu memiliki tingkat penyelesaian yang cukup rendah, sama sekali tidak sesuai dengan apa yang dipuji-puji di grup chat. Aku mempertahankan transaksi tetap berjalan di platform, menyimpan percakapan, dan mengajukan komplain begitu masa verifikasi berakhir.

Pelajaran yang aku ambil: pujian dari kerumunan di grup chat tidak bisa menggantikan data nyata pada profil. Verifikasi pihak lain harus didasarkan pada lencana, tingkat penyelesaian, dan riwayat transaksi resmi, bukan pada perasaan kolektif.