7 pesan “Release now” dalam 5 menit — saat itulah teman saya tahu ada yang tidak beres.
Seorang teman saya pernah menjual 1.200 USDT lewat P2P, senilai kira-kira 31 juta VND.
Tak lama setelah pesanan dibuat, pembeli menandainya sebagai Paid.
Lalu pesan mulai berdatangan tanpa henti:
“Paid bro.”
“Tolong release.”
“Uangnya sudah dikirim.”
“Release cepat.”
Dalam waktu sekitar 5 menit, pembeli telah mengirim lebih dari 7 pesan yang mendesaknya agar dia melepas kriptonya.
Pada saat yang sama, ponselnya menampilkan notifikasi perbankan.
Sekilas, dia hampir menganggap notifikasi itu sebagai bukti dan mengklik Release.
Tapi dia berhenti.
Alih-alih percaya pada pesan atau tekanan dari pembeli, dia membuka aplikasi perbankannya dan memeriksa semuanya dengan cermat:
* Apakah saldo tersedia benar-benar bertambah?
* Apakah jumlahnya persis sama dengan pesanan P2P?
* Apakah nama pengirim sesuai dengan informasi pembeli?
* Apakah uang sudah sepenuhnya masuk dan tersedia di akun?
Pemeriksaan itu mengubah semuanya.
Pada saat pembeli berulang kali memintanya untuk release, pembayaran penuh belum benar-benar tercermin dengan jelas di saldo tersedia.
Jadi dia tidak merilis USDT.
Dia terus memeriksa sampai bisa memverifikasi pembayaran dengan benar sebelum mengambil tindakan apa pun.
Pengalaman itu memberinya satu aturan sederhana:
Semakin seseorang menekan saya untuk release, semakin hati-hati saya memeriksa.
Pesanan senilai 1.200 USDT bukanlah sesuatu yang layak dipertaruhkan hanya untuk menghemat beberapa menit.
Status “Paid” tidak sama dengan pembayaran yang terverifikasi.
Screenshot tidak cukup.
Notifikasi perbankan juga tidak cukup.
Sebelum melepas kripto, verifikasi uang secara langsung di rekening bank Anda sendiri.
Pernahkah Anda mengalami pembeli P2P yang berulang kali menekan Anda untuk release sebelum Anda benar-benar merasa nyaman dengan pembayarannya?
Angka-angka dalam postingan ini digunakan untuk menggambarkan skenario.
#BinanceP2PAnToan @Binance Vietnam
Seorang teman saya pernah menjual 1.200 USDT lewat P2P, senilai kira-kira 31 juta VND.
Tak lama setelah pesanan dibuat, pembeli menandainya sebagai Paid.
Lalu pesan mulai berdatangan tanpa henti:
“Paid bro.”
“Tolong release.”
“Uangnya sudah dikirim.”
“Release cepat.”
Dalam waktu sekitar 5 menit, pembeli telah mengirim lebih dari 7 pesan yang mendesaknya agar dia melepas kriptonya.
Pada saat yang sama, ponselnya menampilkan notifikasi perbankan.
Sekilas, dia hampir menganggap notifikasi itu sebagai bukti dan mengklik Release.
Tapi dia berhenti.
Alih-alih percaya pada pesan atau tekanan dari pembeli, dia membuka aplikasi perbankannya dan memeriksa semuanya dengan cermat:
* Apakah saldo tersedia benar-benar bertambah?
* Apakah jumlahnya persis sama dengan pesanan P2P?
* Apakah nama pengirim sesuai dengan informasi pembeli?
* Apakah uang sudah sepenuhnya masuk dan tersedia di akun?
Pemeriksaan itu mengubah semuanya.
Pada saat pembeli berulang kali memintanya untuk release, pembayaran penuh belum benar-benar tercermin dengan jelas di saldo tersedia.
Jadi dia tidak merilis USDT.
Dia terus memeriksa sampai bisa memverifikasi pembayaran dengan benar sebelum mengambil tindakan apa pun.
Pengalaman itu memberinya satu aturan sederhana:
Semakin seseorang menekan saya untuk release, semakin hati-hati saya memeriksa.
Pesanan senilai 1.200 USDT bukanlah sesuatu yang layak dipertaruhkan hanya untuk menghemat beberapa menit.
Status “Paid” tidak sama dengan pembayaran yang terverifikasi.
Screenshot tidak cukup.
Notifikasi perbankan juga tidak cukup.
Sebelum melepas kripto, verifikasi uang secara langsung di rekening bank Anda sendiri.
Pernahkah Anda mengalami pembeli P2P yang berulang kali menekan Anda untuk release sebelum Anda benar-benar merasa nyaman dengan pembayarannya?
Angka-angka dalam postingan ini digunakan untuk menggambarkan skenario.
#BinanceP2PAnToan @Binance Vietnam