Saat saya membaca dokumen dengan nomor @TermMax , saya memperhatikan sebuah desain yang mudah terlewatkan: peran Curator.
Di kebanyakan perjanjian pinjam-meminjam, dana dikelola secara terpadu oleh protokol. Pihak yang menyetor uang memasukkannya ke dalam satu pool, sementara peminjam menarik dana dari pool yang sama. Suku bunga akan diatur otomatis berdasarkan tingkat pemanfaatan dana, tanpa campur tangan siapa pun.
TermMax berbeda. Ia memperkenalkan peran bernama Curator, yang dapat membuat dan mengelola pool dananya sendiri. Curator bisa menentukan sendiri rentang suku bunga pool tersebut, jenis aset jaminan, parameter likuidasi, bahkan bisa menetapkan daftar putih—hanya mengizinkan alamat tertentu untuk meminjam.
Ini pada dasarnya memindahkan kendali pasar pinjam-meminjam dari protokol ke komunitas. Jika Anda seorang market maker, Anda bisa membuat pool khusus yang ditujukan untuk pasangan perdagangan Anda sendiri, menetapkan suku bunga sedikit lebih rendah dari pasar, dan hanya memberikannya kepada mitra kerja sama Anda. Jika Anda seorang pihak proyek, Anda bisa membuat pool yang hanya menerima token Anda sendiri sebagai jaminan, lalu menyediakan layanan pinjam-meminjam bagi komunitas Anda.
Pendapatan Curator berasal dari sebagian bunga yang dihasilkan oleh pool. Semakin aktif pool yang Anda buat, semakin besar penghasilan Anda. Insentif ini mendorong Curator untuk mengoptimalkan parameter pool mereka sendiri, sekaligus menarik lebih banyak pengguna untuk menyimpan dan meminjam.
Namun tentu saja, Curator juga harus menanggung tanggung jawab. Jika harga aset jaminan di dalam pool anjlok hingga menyebabkan piutang macet, bagian ekuitas yang dimiliki Curator akan menjadi yang pertama digunakan untuk menutup kerugian. Desain ini mengikat risiko dan imbal hasil bersama—Curator terdorong untuk memilih aset jaminan dan peminjam yang berkualitas, bukan sekadar memperbesar skala secara membabi buta.
Bagi pihak yang menyimpan dana, keberadaan Curator berarti Anda bisa memilih menaruh uang di pool yang paling Anda percayai, bukan dipaksa menerima parameter seragam dari protokol. Anda bisa melihat performa historis Curator mana yang lebih baik, likuidasinya lebih tepat waktu, dan tingkat piutang macetnya lebih rendah—lalu menyimpan dana Anda di pool tersebut.
Secara pribadi, saya merasa mekanisme kompetisi seperti ini, secara teori, mungkin membuat penetapan harga suku bunga dan risiko di seluruh pasar menjadi lebih efisien.
#TermMax
Di kebanyakan perjanjian pinjam-meminjam, dana dikelola secara terpadu oleh protokol. Pihak yang menyetor uang memasukkannya ke dalam satu pool, sementara peminjam menarik dana dari pool yang sama. Suku bunga akan diatur otomatis berdasarkan tingkat pemanfaatan dana, tanpa campur tangan siapa pun.
TermMax berbeda. Ia memperkenalkan peran bernama Curator, yang dapat membuat dan mengelola pool dananya sendiri. Curator bisa menentukan sendiri rentang suku bunga pool tersebut, jenis aset jaminan, parameter likuidasi, bahkan bisa menetapkan daftar putih—hanya mengizinkan alamat tertentu untuk meminjam.
Ini pada dasarnya memindahkan kendali pasar pinjam-meminjam dari protokol ke komunitas. Jika Anda seorang market maker, Anda bisa membuat pool khusus yang ditujukan untuk pasangan perdagangan Anda sendiri, menetapkan suku bunga sedikit lebih rendah dari pasar, dan hanya memberikannya kepada mitra kerja sama Anda. Jika Anda seorang pihak proyek, Anda bisa membuat pool yang hanya menerima token Anda sendiri sebagai jaminan, lalu menyediakan layanan pinjam-meminjam bagi komunitas Anda.
Pendapatan Curator berasal dari sebagian bunga yang dihasilkan oleh pool. Semakin aktif pool yang Anda buat, semakin besar penghasilan Anda. Insentif ini mendorong Curator untuk mengoptimalkan parameter pool mereka sendiri, sekaligus menarik lebih banyak pengguna untuk menyimpan dan meminjam.
Namun tentu saja, Curator juga harus menanggung tanggung jawab. Jika harga aset jaminan di dalam pool anjlok hingga menyebabkan piutang macet, bagian ekuitas yang dimiliki Curator akan menjadi yang pertama digunakan untuk menutup kerugian. Desain ini mengikat risiko dan imbal hasil bersama—Curator terdorong untuk memilih aset jaminan dan peminjam yang berkualitas, bukan sekadar memperbesar skala secara membabi buta.
Bagi pihak yang menyimpan dana, keberadaan Curator berarti Anda bisa memilih menaruh uang di pool yang paling Anda percayai, bukan dipaksa menerima parameter seragam dari protokol. Anda bisa melihat performa historis Curator mana yang lebih baik, likuidasinya lebih tepat waktu, dan tingkat piutang macetnya lebih rendah—lalu menyimpan dana Anda di pool tersebut.
Secara pribadi, saya merasa mekanisme kompetisi seperti ini, secara teori, mungkin membuat penetapan harga suku bunga dan risiko di seluruh pasar menjadi lebih efisien.
#TermMax