Bitcoin menembus 72.000; posisi short sehari rugi 3 miliar dolar
Kenaikan kali ini seberapa ganas? Dalam lebih dari satu minggu langsung naik 15%. Nilai pasar kembali ke 1,44 triliun dolar.
Yang lebih menggejutkan: kemarin saja, saudara-saudara yang melakukan short kena liquidation (dipaksa tutup) senilai 2,7 hingga 3,1 miliar dolar.
Kerugiannya bahkan lebih besar daripada kerusakan yang dialami para short saat kejadian big crash bulan Oktober tahun lalu, dan langsung mencetak rekor.
Cerita ini bermula dari sebuah kebijakan.
Kementerian Keuangan AS mengumumkan menaikkan batas maksimal buyback (pembelian kembali) untuk obligasi berjangka dua kali lipat.
Begitu ekspektasi “pelonggaran likuiditas” datang, pasar kripto langsung terbang. Ethereum naik 18% dalam sehari hingga menyentuh 2.250.
Mayoritas koin utama mengalami kenaikan dua digit secara hampir merata dalam hitungan mingguan. Bitcoin juga menyapu bersih bayang-bayang gelap di bawah 64 ribu.
Yang paling parah adalah seorang legenda dari kubu short.
Orang ini menghasilkan sekitar 49 juta dolar dari trading short terhadap kripto—benar-benar ace dari “pasukan udara”.
Namun tadi malam, Ethereum tiba-tiba meledak naik. Short-nya yang berisi 50.000 ETH dipaksa liquidation hanya dalam 12 detik.
24 juta dolar lenyap seketika—dalam 12 detik—lebih cepat daripada HP kamu saat baterainya habis dan langsung mati.
Cari untung bisa setahun, tapi rugi cuma 12 detik. Itulah kenyataan pahit dari leverage.
Sejujurnya, ini bukan sepenuhnya kisah internal kripto.
Ini penyaluran ekspektasi “pelonggaran” dari pasar obligasi AS.
Ketika Kementerian Keuangan menambah program buyback, yield obligasi tertekan. Uang pun mulai pindah ke aset-aset berisiko.
Bitcoin kebetulan berada di posisi yang menjadi penampung arus dana tersebut.
Jadi jangan menganggap semua kenaikan jangka pendek murni karena kabar baik tertentu—makro ekonomi adalah sutradara utamanya.
Sekarang pertanyaannya bukan apakah harga naik atau tidak, melainkan sejauh mana gelombang ini bisa berlanjut.
Para short sudah disapu habis, tekanan jual berkurang.
Tapi leverage para pengejar (yang ikut beli di atas) juga terakumulasi.
Volatilitas hanya akan makin besar. Jangan meniru “saudara” yang rugi dalam 12 detik—posisi (ukuran) selalu yang nomor satu.
Menurutmu, apakah gelombang ini bisa bertahan dan menembus 72.000 ke atas?
Tulis pendapatmu di kolom komentar.
Klik avatar untuk nonton live.
Setiap hari aku bawa kamu mengikuti sorotan Bitcoin—bukan cuma melihat berita apa yang terjadi, tapi juga membantumu memahami logika di baliknya dan peluangnya 👉🦖
#比特币 #BTC
Kenaikan kali ini seberapa ganas? Dalam lebih dari satu minggu langsung naik 15%. Nilai pasar kembali ke 1,44 triliun dolar.
Yang lebih menggejutkan: kemarin saja, saudara-saudara yang melakukan short kena liquidation (dipaksa tutup) senilai 2,7 hingga 3,1 miliar dolar.
Kerugiannya bahkan lebih besar daripada kerusakan yang dialami para short saat kejadian big crash bulan Oktober tahun lalu, dan langsung mencetak rekor.
Cerita ini bermula dari sebuah kebijakan.
Kementerian Keuangan AS mengumumkan menaikkan batas maksimal buyback (pembelian kembali) untuk obligasi berjangka dua kali lipat.
Begitu ekspektasi “pelonggaran likuiditas” datang, pasar kripto langsung terbang. Ethereum naik 18% dalam sehari hingga menyentuh 2.250.
Mayoritas koin utama mengalami kenaikan dua digit secara hampir merata dalam hitungan mingguan. Bitcoin juga menyapu bersih bayang-bayang gelap di bawah 64 ribu.
Yang paling parah adalah seorang legenda dari kubu short.
Orang ini menghasilkan sekitar 49 juta dolar dari trading short terhadap kripto—benar-benar ace dari “pasukan udara”.
Namun tadi malam, Ethereum tiba-tiba meledak naik. Short-nya yang berisi 50.000 ETH dipaksa liquidation hanya dalam 12 detik.
24 juta dolar lenyap seketika—dalam 12 detik—lebih cepat daripada HP kamu saat baterainya habis dan langsung mati.
Cari untung bisa setahun, tapi rugi cuma 12 detik. Itulah kenyataan pahit dari leverage.
Sejujurnya, ini bukan sepenuhnya kisah internal kripto.
Ini penyaluran ekspektasi “pelonggaran” dari pasar obligasi AS.
Ketika Kementerian Keuangan menambah program buyback, yield obligasi tertekan. Uang pun mulai pindah ke aset-aset berisiko.
Bitcoin kebetulan berada di posisi yang menjadi penampung arus dana tersebut.
Jadi jangan menganggap semua kenaikan jangka pendek murni karena kabar baik tertentu—makro ekonomi adalah sutradara utamanya.
Sekarang pertanyaannya bukan apakah harga naik atau tidak, melainkan sejauh mana gelombang ini bisa berlanjut.
Para short sudah disapu habis, tekanan jual berkurang.
Tapi leverage para pengejar (yang ikut beli di atas) juga terakumulasi.
Volatilitas hanya akan makin besar. Jangan meniru “saudara” yang rugi dalam 12 detik—posisi (ukuran) selalu yang nomor satu.
Menurutmu, apakah gelombang ini bisa bertahan dan menembus 72.000 ke atas?
Tulis pendapatmu di kolom komentar.
Klik avatar untuk nonton live.
Setiap hari aku bawa kamu mengikuti sorotan Bitcoin—bukan cuma melihat berita apa yang terjadi, tapi juga membantumu memahami logika di baliknya dan peluangnya 👉🦖
#比特币 #BTC