Bayar P2P sampai 1,3 miliar tapi harus komplain hanya karena… salah copy informasi 😭

Ada beberapa momen transaksi yang cuma lihat nominalnya saja sudah bikin tegang, ya teman-teman =)))

Kisahnya begini: rekan kerja saya trading P2P dengan nominal 50k$ sekitar lebih dari 1,3 miliar. Awalnya semua terlihat normal, tapi gara-gara salah copy satu informasi saat transfer, transaksi jadi tidak bisa dicocokkan seperti yang direncanakan.

Jadi sudah pasti, dia tidak bisa langsung melepas order (nggak bisa “nhả lệnh”), dia panik banget lalu nanya saya harus gimana. Saya bilang, harus Appeal ke platform dulu supaya ditangani.

Pokoknya tipenya begini:

Uang sudah ditransfer, tapi cuma salah satu detail kecil, akhirnya harus nunggu penyelesaian 🥲

Untungnya Binance masih mau bantu untuk kasus seperti ini. Kalau kasus ini masih pakai bukti transfer sebagai pegangan, masih ada dasar buat mencocokkan transaksi, jadi platform bisa mengeluarkan koinnya.

Dari kasus ini baru terasa: untuk order P2P dengan nilai besar, jangan pernah transfer dengan gaya “copy-paste lalu langsung pencet” ya teman-teman.

Sebelum konfirmasi transfer, cek minimal 3 hal:

👉 Nomor rekening sudah sesuai dengan informasi di Order.
👉 Jumlah uangnya sudah tepat.
👉 Keterangan transfer sesuai dengan permintaan Order.

Dan setelah transfer, simpan slip/kwitansi + riwayat transaksi bank + Order ID supaya kalau ada masalah masih ada bukti untuk dicocokkan.

Apalagi untuk order beberapa ratus juta, beberapa miliar—telat 10 detik buat cek ulang masih lebih berharga daripada habiskan seharian buat Appeal 😭

Saya sih nggak punya transaksi sampai beberapa miliar, tapi entah itu 1 juta atau 10 juta juga tetap perhatikan ya teman-teman.

Semakin besar transaksi P2P, semakin jangan lengah ya. Salah satu angka, dan benar—jadi cerita yang sangat panjang =))) @Binance Vietnam #BinanceP2PAnToan