Leverage BTC sedang mendekati batas atas dari kisaran terbarunya, tetapi model belum memasuki rezim berisiko tinggi.
Pulse Leverage dari bursa mengukur Open Interest BTC di bursa relatif terhadap cadangan stablecoin bursa. Ini penting karena OI mewakili jumlah posisi derivatif yang sedang dibawa, sementara cadangan stablecoin menyediakan proksi untuk modal likuid yang tersedia di sekitar bursa. Ketika penempatan tumbuh lebih cepat daripada basis cadangan ini, pasar menjadi lebih bergantung pada leverage dan likuiditas untuk mempertahankan strukturnya.
ST_ELR terbaru adalah 0,3915, dibandingkan dengan rata-rata 20 hari sebesar 0,3788. Nilai Z-nya adalah 1,63, yang menempatkannya hanya sekitar 0,7% di bawah pita atas saat ini pada 0,3944.
Perubahan yang mendasari lebih penting daripada angka absolutnya. Dalam 30 hari terakhir, OI bursa BTC meningkat 8,8%, sementara cadangan stablecoin turun 3,5%. Hal ini mendorong ST_ELR naik 12,7%.
Model ini baru-baru ini sudah sempat masuk ke rezim berisiko tinggi dua kali, pada 21 Juli dan 15 Agustus, ketika ST_ELR bergerak melampaui batas atas +2σ. Setelah itu, metrik mendingin, tetapi metrik tersebut terus beroperasi pada level yang lebih tinggi.
Ini bukan sinyal bearish yang berdiri sendiri. Lingkungan leverage yang tinggi dapat bertahan selama BTC terus menguat. Sinyal ini berkaitan dengan jumlah leverage yang dibawa dibandingkan dengan basis cadangan penukaran (exchange reserve) yang tersedia.
Yang menjadi kunci sekarang adalah apakah ST_ELR menembus dan bertahan di atas pita atas. Jika itu terjadi sementara BTC terus menguat, ekspansi leverage akan semakin teregang. Jika BTC melemah sementara ST_ELR tetap tinggi, posisi yang sama bisa menjadi sumber delevaging paksa.
Pasar belum tentu sudah ter-leverage secara berlebihan. Ini semakin mendekati titik ketika leverage mulai jauh lebih berpengaruh.

Ditulis oleh Crazzyblockk
