#ColdcardTheftInvestigationAdvances
๐Ÿ” Penyidik Mungkin Mulai Mendekati Peretas Coldcard โ€” Tapi Pertanyaan Masih Lebih Banyak daripada Jawaban
Beberapa minggu setelah pengguna Coldcard melihat jutaan Bitcoin lenyap, ceritanya bergeser dari โ€œbagaimana ini bisa terjadi?โ€ menjadi โ€œsiapa yang ada di baliknya?โ€
Antara 30 Juli dan 3 Agustus, kira-kira 1.816 BTC dilaporkan dicuri dalam empat gelombang. Serangan-serangan ini dikaitkan dengan kerentanan firmware yang bermula dari pembaruan tahun 2021 yang dapat membuat kunci privat yang terdampak bisa diprediksi tanpa penyerang harus mengakses perangkat secara fisik.
Menurut laporan dari Bitcoin Magazine, FBI kemungkinan telah mengidentifikasi pihak-pihak di balik gelombang pertama, yang menguras sekitar $11,8 juta senilai BTC. Para penyidik dilaporkan menelusuri aktivitas on-chain pelaku ke akun berbayar pada penyedia data blockchain besar, dengan log internal yang diduga cocok dengan pola pencurian secara sangat spesifik.
Namun ini masih jauh dari selesai.
FBI belum secara publik mengonfirmasi adanya tersangka, penangkapan, atau pemulihan dana curian. Jadi untuk sekarang, penyelidikan harus dianggap masih berjalan.
Mengapa ini penting: ini bukan sekadar kisah tentang Coldcard. Ini menjadi pengingat bahwa dompet perangkat keras masih dapat menghadapi risiko tingkat perangkat lunak โ€” dan bahwa forensik blockchain kadang bisa memberi penyidik jejak yang sangat kuat meskipun transaksi bersifat pseudonim.
Detail lain yang layak diperhatikan: sebagian besar BTC yang dicuri dilaporkan tetap tidak tersentuh sejak serangan.
Jika dana itu mulai bergerak, itu bisa memberikan jejak penting lain bagi penyidik.
Apakah itu menjadi terobosan yang dibutuhkan kasus ini, atau justru awal dari pengejaran yang jauh lebih panjang?

$RED $MAGMA $SKYAI