Saat ini kerugiannya sudah banyak sekali. Untuk satu koin saja seperti Ethereum, saya rugi empat ribu. Walaupun saya masih menahannya, seperti BNB masih floating rugi dua ribu. Ini bukan cuma rugi di satu akun—saya sendiri main beberapa akun sekaligus, pakai identitas ayah saya, ibu saya, dan adik saya. Dan supaya saya bisa punya posisi lebih, saya juga membuka copy trading agar saya dapat tempat untuk membuka. Dengan begitu, titik yang saya tangkap lebih presisi.
Saya lihat dulu saja. Kalau tidak bisa, rugikan dua akun dulu, tiga sisanya ditahan. Untuk sementara saya melakukan short-term hedge (hedging jangka pendek). Saat ini memang hanya bisa begini. Ada beberapa kerugian yang tetap harus diakui. Dari sisi perang waktu, strategi kuantitatif saya semuanya sia-sia; yang saya makan ternyata dimuntahkan lagi—habis sampai modal plus bunga. Tapi memang secara teknis saya benar-benar kurang jago. Akun saya yang ada copy trading, return setahunnya cuma seribu—sekarang profit tinggal seratus dolar. Kalau lagi naik sedikit-sedikit, tetap saja itu sudah kerugian, padahal itu adalah profit dari seluruh operasi saya sepanjang tahun 2025.
Saya hanya bisa menunggu, lihat bagaimana pergerakan kali ini. Kalau terus menembus naik, saya akan menunggu momen saat terjadi dump (penurunan tajam), lalu pilih untuk keluar setelah menanggung kerugian. Untuk akun ini ke depannya saya tidak akan membuka copy trading lagi. Saya rencana menunggu sampai kerugiannya tidak terlalu besar lalu keluar. Saya juga lihat nanti kalau setengah tahun tidak trading bisa tidak dibayar fee rebate (return komisi), karena kalau tidak ada rebate saya kurang mau melakukan operasi.
Saya tidak tahu ujung dari trading kripto itu apa. Sedih memang ada. Dari awal memang kemampuan saya juga biasa saja; tiap kali saya menutup rugi beberapa dolar atau belasan dolar, akumulasi pun terbentuk, tapi langsung habis karena rugi sekarang. Saya perlu meluangkan waktu untuk berpikir—apa sebenarnya yang tempat ini berikan pada saya pada akhirnya. Saya juga harus mengganti strategi trading lagi. Saya melakukan long-term yang terlalu panjang; saya perlu buka posisi lebih sering setiap hari untuk short-term, dan saat akun kosong (tanpa posisi) sambil menunggu kesempatan saat market ada. Saya juga perlu memikirkan ulang tentang cut loss (batas rugi). Kalau seseorang tidak terlalu pintar, jalur yang ditempuh bisa membuat waktu yang dibutuhkan jauh lebih lama dibanding orang lain.
Saya lihat dulu saja. Kalau tidak bisa, rugikan dua akun dulu, tiga sisanya ditahan. Untuk sementara saya melakukan short-term hedge (hedging jangka pendek). Saat ini memang hanya bisa begini. Ada beberapa kerugian yang tetap harus diakui. Dari sisi perang waktu, strategi kuantitatif saya semuanya sia-sia; yang saya makan ternyata dimuntahkan lagi—habis sampai modal plus bunga. Tapi memang secara teknis saya benar-benar kurang jago. Akun saya yang ada copy trading, return setahunnya cuma seribu—sekarang profit tinggal seratus dolar. Kalau lagi naik sedikit-sedikit, tetap saja itu sudah kerugian, padahal itu adalah profit dari seluruh operasi saya sepanjang tahun 2025.
Saya hanya bisa menunggu, lihat bagaimana pergerakan kali ini. Kalau terus menembus naik, saya akan menunggu momen saat terjadi dump (penurunan tajam), lalu pilih untuk keluar setelah menanggung kerugian. Untuk akun ini ke depannya saya tidak akan membuka copy trading lagi. Saya rencana menunggu sampai kerugiannya tidak terlalu besar lalu keluar. Saya juga lihat nanti kalau setengah tahun tidak trading bisa tidak dibayar fee rebate (return komisi), karena kalau tidak ada rebate saya kurang mau melakukan operasi.
Saya tidak tahu ujung dari trading kripto itu apa. Sedih memang ada. Dari awal memang kemampuan saya juga biasa saja; tiap kali saya menutup rugi beberapa dolar atau belasan dolar, akumulasi pun terbentuk, tapi langsung habis karena rugi sekarang. Saya perlu meluangkan waktu untuk berpikir—apa sebenarnya yang tempat ini berikan pada saya pada akhirnya. Saya juga harus mengganti strategi trading lagi. Saya melakukan long-term yang terlalu panjang; saya perlu buka posisi lebih sering setiap hari untuk short-term, dan saat akun kosong (tanpa posisi) sambil menunggu kesempatan saat market ada. Saya juga perlu memikirkan ulang tentang cut loss (batas rugi). Kalau seseorang tidak terlalu pintar, jalur yang ditempuh bisa membuat waktu yang dibutuhkan jauh lebih lama dibanding orang lain.