《Dari FT ke XT, memahami sisi lain TermMax》

@TermMax hal yang benar-benar menarik dari semuanya ini bukan hanya “suku bunga tetap”, melainkan upayanya untuk memisahkan berbagai kebutuhan dalam sebuah pinjaman DeFi.
Secara sederhana, sebuah utang berbatas waktu bisa dipecah menjadi dua bagian: FT dan XT.
FT bisa dipahami sebagai bagian yang lebih mengutamakan “kepastian”.
Jika kamu lebih peduli pada berapa banyak yang bisa kamu terima saat jatuh tempo, ketimbang bagaimana pasar bergejolak di tengah jalan, maka logika FT akan lebih mudah dipahami.

Sedangkan XT lebih condong ke “perubahan” dan “peluang”.
Ia lebih peka terhadap suku bunga, penetapan harga pasar, serta perubahan pasokan dan permintaan dana—risikonya lebih tinggi, tetapi juga memberi ruang strategi yang lebih besar bagi para peserta aktif.
Menurutku bagian menarik dari desain ini adalah:
Dulu banyak orang yang terjun ke DeFi biasanya hanya melihat satu angka: APY setinggi apa?
20%, 50%, bahkan lebih tinggi.

Tapi semakin lama pasar berjalan, orang akan semakin menyadari bahwa imbal hasil yang tinggi tidak selalu berarti imbal hasil yang baik. Yang benar-benar penting adalah: dari mana imbal hasil itu berasal? Apa risikonya? Berapa lama tenornya? Risiko mana yang sebenarnya akan aku tanggung?

Pasar keuangan yang matang memang seharusnya tidak hanya punya satu jenis kebutuhan dana.
Ada yang mengejar imbal hasil yang relatif stabil;
ada yang bersedia menanggung lebih banyak volatilitas untuk mencari peluang;
ada yang menekankan pada tenor; likuiditas yang lebih besar;
dan ada juga yang menyusun strategi berbeda berdasarkan perubahan suku bunga.

Yang ingin dilakukan TermMax adalah memecah kebutuhan-kebutuhan tersebut lebih lanjut, supaya dana bisa dipilih sesuai preferensi risiko masing-masing.

Tahap berikutnya dari DeFi mungkin tidak hanya soal bagaimana membuat APY semakin “menggila”, melainkan bagaimana membuat penetapan harga risiko, tenor, dan imbal hasil menjadi lebih jelas.
Dalam keuangan tradisional, obligasi, fixed income, dan pasar suku bunga sudah berkembang sejak lama; sementara di dalam rantai, infrastruktur pasar ini sebenarnya masih berada di tahap awal.
Jika TermMax bisa perlahan menghadirkan likuiditas dan skala untuk mekanisme seperti pinjaman suku bunga tetap, perdagangan tenor, serta mekanisme FT/XT, maka pasar yang dihadapinya mungkin tidak akan terbatas hanya pada satu pool pinjaman DeFi.

Jadi sekarang, saat melihat FT dan XT lagi, aku tidak akan memahirkannya hanya sebagai dua token.
Di balik itu sebenarnya ada upaya yang lebih mendasar:
memisahkan preferensi risiko yang berbeda, lalu menghubungkan kebutuhan dana yang berbeda.
Mungkin juga inilah hal yang paling layak terus diamati dari TermMax.
#TermMax