Aevo menunjukkan apa yang terjadi ketika model token mulai mengikuti aktivitas platform yang nyata.

$AEVO = token native Aevo.

Simbol tersebut mewakili lebih dari sekadar tata kelola sekarang. Setelah AGP-3, AEVO menjadi bagian dari struktur ekonomi yang lebih luas yang menghubungkan aktivitas perdagangan, staking, buyback, dan pengurangan pasokan.

74M AEVO sudah dibakar.

Selain itu, tidak ada unlock terjadwal yang tersisa. Tidak ada VC cliff yang menunggu di depan dan tidak ada alokasi tim yang masuk ke pasar secara bertahap melalui jadwal unlock.

Bagian berikutnya yang membuat strukturnya menarik.

Setiap bulan, biaya perdagangan yang dihasilkan oleh platform digunakan untuk membeli AEVO dari pasar.

Token yang dibeli kemudian dihapus secara permanen.

Jadi mekanismenya sederhana:

Aktivitas perdagangan
→ Biaya bursa
→ Buyback AEVO bulanan
→ Token dihapus permanen

Ada satu detail yang patut dipahami.

Aevo mendistribusikan 1M AEVO setiap minggu kepada trader aktif melalui epoch rewards.

Namun ini bukan penerbitan token baru.

Reward tersebut berasal dari pasokan tetap 1B AEVO yang sudah ada.

Perbedaan ini penting saat melihat mekanisme pasokan.

Sementara $AAVE and $AVAX adalah contoh token yang sudah mapan yang model ekonominya terus berkembang, Aevo sudah melakukan perubahan struktural besar pada apa yang AEVO wakili.

Alih-alih hanya melihat tata kelola, hal yang lebih menarik untuk diperhatikan adalah hubungan antara aktivitas perdagangan yang benar-benar terjadi dan ekonomi token.

Volume yang lebih besar dapat menghasilkan biaya yang lebih besar.

Biaya yang lebih besar dapat mendanai buyback yang lebih banyak.

Dan buyback tersebut menghapus AEVO dari pasokan secara permanen.

Pertanyaannya adalah apakah jenis struktur yang terhubung dengan penggunaan ini pada akhirnya menjadi sesuatu yang diharapkan oleh para trader dari token kripto yang sudah mapan.

Ayo 🤝

NFA + DYOR

#AEVO #DeFi