#termmax @TermMax
Belakangan saya juga membaca ulang TermMax, dan justru saya merasa proyek ini yang paling layak diperhatikan bukanlah kata-kata “pinjaman dengan suku bunga tetap” itu sendiri, melainkan bagaimana ia semakin menjadikan suku bunga tetap sebagai satu rangkaian pasar keuangan on-chain yang utuh.

Di whitepaper, inti utamanya sebenarnya ada tiga hal:
FT, XT, GT.

Sederhananya, FT seperti obligasi tanpa kupon yang dibayar saat jatuh tempo—dibeli di bawah nilai nominal, lalu saat jatuh tempo dibayar kembali sesuai nilai nominal; XT bertugas memisahkan pokok dan bunga; sedangkan GT memasukkan aset jaminan, utang, dan posisi leverage ke dalam sebuah NFT. Poin paling penting adalah:
1 FT + 1 XT = 1 Debt Token.

Dengan begitu, biaya peminjam dan imbal hasil pemberi pinjaman bisa langsung dikunci pada saat transaksi terjadi, tanpa perlu memantau terus-menerus suku bunga mengambang.

Tapi belakangan saya merasa perubahan yang benar-benar terjadi adalah versi V2.
TermMax tidak lagi hanya “membuat pool pinjaman suku bunga tetap”, melainkan bergerak ke arah agregasi order, Range Order, Atomic Orders, Idle Fund Deployment, Smart Unwind** dan lainnya.

Sekarang kurvanya bukan sekadar memberi APR sederhana, melainkan membuat Curator mengatur sendiri rentang suku bunga dan kedalaman dana, lalu menggabungkan berbagai order. Uang yang belum dipinjamkan juga bisa sementara ditempatkan di Aave, Morpho, atau Venus untuk memperoleh imbal hasil mengambang, lalu dikembalikan saat order terpenuhi.

Halaman produk terbaru sudah memasukkan PT, ETH, BTC, Stable, dan RWA ke dalam satu market yang terpadu, serta sudah live skenario pinjaman terkait token saham Ondo.

Bahkan XAUt emas juga sudah masuk ke Vault: vault saat ini menampilkan TVL sekitar 23,78 juta dolar AS; Vault USDC sekitar 5,82 juta dolar AS.

Jadi sekarang, saat saya melihat TermMax, kesenjangan pengetahuan terbesar saya bukan lagi soal “bisa atau tidaknya suku bunga tetap”.

Fungsi ini sebenarnya sudah dijelaskan dengan gamblang. Yang benar-benar layak diamati adalah:
apakah mereka bisa menjadikan suku bunga tetap sebagai infrastruktur yang bisa diperdagangkan, bisa dikombinasikan, bisa di-leverage, dan pada akhirnya mampu menopang aset RWA.

Dan karena TMX TGE pada 25 Agustus sudah dipastikan, ini justru membuat saya makin ingin melihat data, bukan sekadar melihat materi promosi.

Setelah TGE, hal yang benar-benar perlu diverifikasi adalah:
apakah volume transaksi benar-benar naik? apakah ada kebutuhan nyata untuk market suku bunga tetap? apakah dana di Vault terus bertambah? dan apakah biaya protokol bisa ikut tumbuh seiring skala aset?