#binancep2pantoan @Binance Vietnam
Cek dulu jumlah uang sebelum Release ya, kawan-kawan. Cuma beda beberapa ratus ribu saja bisa bikin kena rugi karena salah—nggak jelas.
Pernah kejadian aku jual 500 USDT di P2P. Order-nya pas di 13.550.000 VND. Buyer klik “Sudah Dibayar”, di HP juga muncul notifikasi uang masuk, jadi aku buka aplikasi bank sekadar cek cepat dulu sebelum niatnya Release.
Tapi begitu diperhatikan lebih teliti ternyata ada yang janggal.
Order: 13.550.000 đ
Diterima: 13.055.000 đ
Selisihnya 495.000 rupiah. Kalau cuma lihat cepat total jumlah uang, gampang banget kelewat. Terutama saat transaksi banyak order sekaligus dan beruntun—lihat saldo naik lebih dari 12 juta, otak langsung dengan mudah menyimpulkan “udah benar”.
Karena aku belum Release, aku chat lagi ke buyer nanya bagian yang masih kurang. Di sana bilang transfernya salah dan minta aku Release dulu, nanti mereka kirim sisanya.
Tentu saja aku nggak melakukan itu.
Karena USDT masih ada di Escrow, aku masih punya hak untuk cek. Kalau sudah Release, ceritanya benar-benar beda.
Sejak kejadian itu, aku punya satu prinsip yang cukup sederhana: jangan cek jumlah uang berdasarkan perasaan.
Buka aplikasi bank → lihat jumlah uang yang benar-benar diterima → cocokkan setiap angka dengan Order → kalau sudah 100% baru Release.
Buyer yang sudah Mark as Paid tidak berarti uangnya sudah cukup. Notifikasi “ting ting” juga tidak berarti transaksi sudah selesai.
Catatan buat kawan-kawan kalau menemui kasus seperti ini:
* Jangan Release USDT kalau belum menerima uang yang cukup.
* Selalu buka aplikasi bank untuk cek jumlah uang yang benar-benar diterima, jangan cuma lihat notifikasi.
* Cocokkan setiap angka dengan jumlah di Order.
* Jangan percaya bukti transfer atau janji “release dulu, aku kirim sisanya belakangan”.
* Simpan Order, riwayat transaksi, dan seluruh percakapan chat.
* Kalau buyer tidak kooperatif, tahan USDT dan lakukan Appeal langsung di dalam platform. Jangan selesaikan lewat pihak luar platform seperti Zalo
Cek dulu jumlah uang sebelum Release ya, kawan-kawan. Cuma beda beberapa ratus ribu saja bisa bikin kena rugi karena salah—nggak jelas.
Pernah kejadian aku jual 500 USDT di P2P. Order-nya pas di 13.550.000 VND. Buyer klik “Sudah Dibayar”, di HP juga muncul notifikasi uang masuk, jadi aku buka aplikasi bank sekadar cek cepat dulu sebelum niatnya Release.
Tapi begitu diperhatikan lebih teliti ternyata ada yang janggal.
Order: 13.550.000 đ
Diterima: 13.055.000 đ
Selisihnya 495.000 rupiah. Kalau cuma lihat cepat total jumlah uang, gampang banget kelewat. Terutama saat transaksi banyak order sekaligus dan beruntun—lihat saldo naik lebih dari 12 juta, otak langsung dengan mudah menyimpulkan “udah benar”.
Karena aku belum Release, aku chat lagi ke buyer nanya bagian yang masih kurang. Di sana bilang transfernya salah dan minta aku Release dulu, nanti mereka kirim sisanya.
Tentu saja aku nggak melakukan itu.
Karena USDT masih ada di Escrow, aku masih punya hak untuk cek. Kalau sudah Release, ceritanya benar-benar beda.
Sejak kejadian itu, aku punya satu prinsip yang cukup sederhana: jangan cek jumlah uang berdasarkan perasaan.
Buka aplikasi bank → lihat jumlah uang yang benar-benar diterima → cocokkan setiap angka dengan Order → kalau sudah 100% baru Release.
Buyer yang sudah Mark as Paid tidak berarti uangnya sudah cukup. Notifikasi “ting ting” juga tidak berarti transaksi sudah selesai.
Catatan buat kawan-kawan kalau menemui kasus seperti ini:
* Jangan Release USDT kalau belum menerima uang yang cukup.
* Selalu buka aplikasi bank untuk cek jumlah uang yang benar-benar diterima, jangan cuma lihat notifikasi.
* Cocokkan setiap angka dengan jumlah di Order.
* Jangan percaya bukti transfer atau janji “release dulu, aku kirim sisanya belakangan”.
* Simpan Order, riwayat transaksi, dan seluruh percakapan chat.
* Kalau buyer tidak kooperatif, tahan USDT dan lakukan Appeal langsung di dalam platform. Jangan selesaikan lewat pihak luar platform seperti Zalo