Meminjam di platform DeFi dapat terlihat sederhana dari luar, tetapi mekanismenya sebenarnya melibatkan jaminan, jatuh tempo, bunga, dan kewajiban pelunasan.
TermMax mengatur proses ini melalui tiga jenis token utama: Gearing Tokens (GTs), Fixed-Rate Tokens (FTs), dan X Tokens (XTs). Seorang peminjam memulai dengan memilih order lending range. Order ini menentukan aset utang—seperti USDC—kurva fixed-rate yang tersedia, tanggal jatuh tempo, persyaratan jaminan, serta rasio pinjaman terhadap nilai maksimum (loan-to-value/LTV).
Selanjutnya, peminjam mengunci jaminan, misalnya ETH, ke dalam sebuah Gearing Token. GT mewakili posisi individual dan mencatat jaminan serta utang terkait secara on-chain.
Berikutnya, peminjam menerbitkan Fixed-Rate Tokens dalam jumlah yang setara dengan nilai yang wajib mereka bayarkan pada saat jatuh tempo. FTs ini merepresentasikan nilai pelunasan tetap dan dibagi menjadi:
Komponen pokok, yang terhubung dengan jumlah yang dipinjam.
Komponen bunga, yang mewakili imbal hasil tetap pemberi pinjaman.
Peminjam kemudian menjual komponen bunga kepada order lending range dan menerima X Tokens. XTs digabungkan dengan principal FTs untuk menebus token utang yang dipinjam, seperti USDC. Secara sederhana, peminjam menerima likuiditas sekarang sambil menerima kewajiban pelunasan yang sudah diketahui untuk tanggal jatuh tempo.
Pada saat jatuh tempo, peminjam harus melunasi utang sesuai ketentuan pasar. Peminjam juga perlu memantau nilai jaminan dan LTV karena sebuah posisi dapat mengalami likuidasi jika menjadi kurang jaminan.
Yang saya anggap menarik tentang TermMax adalah bahwa mereka tidak memperlakukan pinjaman fixed-rate hanya sebagai angka di layar. Biaya pinjaman, imbal hasil pemberi pinjaman, jaminan, dan jatuh tempo diwujudkan melalui struktur token on-chain.
Desain ini mungkin membuat DeFi dengan fixed-rate lebih transparan dan mudah dikomposisikan, tetapi tidak menghilangkan risiko. Pengguna tetap harus mengevaluasi jaminan, pricing curve, ambang likuidasi, likuiditas, smart contract, dan jatuh tempo sebelum membuka posisi.
Apakah Anda lebih memilih pinjaman dengan kewajiban pelunasan tetap atau menggunakan pasar dengan floating-rate? #Web3 #termmax @TermMax
TermMax mengatur proses ini melalui tiga jenis token utama: Gearing Tokens (GTs), Fixed-Rate Tokens (FTs), dan X Tokens (XTs). Seorang peminjam memulai dengan memilih order lending range. Order ini menentukan aset utang—seperti USDC—kurva fixed-rate yang tersedia, tanggal jatuh tempo, persyaratan jaminan, serta rasio pinjaman terhadap nilai maksimum (loan-to-value/LTV).
Selanjutnya, peminjam mengunci jaminan, misalnya ETH, ke dalam sebuah Gearing Token. GT mewakili posisi individual dan mencatat jaminan serta utang terkait secara on-chain.
Berikutnya, peminjam menerbitkan Fixed-Rate Tokens dalam jumlah yang setara dengan nilai yang wajib mereka bayarkan pada saat jatuh tempo. FTs ini merepresentasikan nilai pelunasan tetap dan dibagi menjadi:
Komponen pokok, yang terhubung dengan jumlah yang dipinjam.
Komponen bunga, yang mewakili imbal hasil tetap pemberi pinjaman.
Peminjam kemudian menjual komponen bunga kepada order lending range dan menerima X Tokens. XTs digabungkan dengan principal FTs untuk menebus token utang yang dipinjam, seperti USDC. Secara sederhana, peminjam menerima likuiditas sekarang sambil menerima kewajiban pelunasan yang sudah diketahui untuk tanggal jatuh tempo.
Pada saat jatuh tempo, peminjam harus melunasi utang sesuai ketentuan pasar. Peminjam juga perlu memantau nilai jaminan dan LTV karena sebuah posisi dapat mengalami likuidasi jika menjadi kurang jaminan.
Yang saya anggap menarik tentang TermMax adalah bahwa mereka tidak memperlakukan pinjaman fixed-rate hanya sebagai angka di layar. Biaya pinjaman, imbal hasil pemberi pinjaman, jaminan, dan jatuh tempo diwujudkan melalui struktur token on-chain.
Desain ini mungkin membuat DeFi dengan fixed-rate lebih transparan dan mudah dikomposisikan, tetapi tidak menghilangkan risiko. Pengguna tetap harus mengevaluasi jaminan, pricing curve, ambang likuidasi, likuiditas, smart contract, dan jatuh tempo sebelum membuka posisi.
Apakah Anda lebih memilih pinjaman dengan kewajiban pelunasan tetap atau menggunakan pasar dengan floating-rate? #Web3 #termmax @TermMax