Era menampar/meraba besar dalam industri besar yang sedang berlangsung: Falcon Finance (@falconfinance) baru-baru ini lagi melakukan langkah baru.

Sebagai proyek lapisan jaminan yang bersifat umum (general-purpose), memiliki cukup banyak skenario penerbitan (minting) dan penggunaan menjadi hal yang sangat penting.

Karena itu, tepat kemarin Falcon mengumumkan peluncuran Pipeline tokenisasi aset terdaftar (regulated) untuk penerbitan RWA. Tokenized GPU Forward (pendanaan infrastruktur komputasi/basis komputasi) adalah transaksi pertama dalam kerangka tersebut, dan artikel ini akan membedahnya secara rinci.

Tidak terlalu rumit. Pertama-tama, saya akan membagikan pemahaman saya dengan bahasa yang mudah dipahami ⬇️

Ada pihak yang ingin membeli GPU dalam jumlah besar untuk membangun infrastruktur komputasi AI, tetapi uangnya tidak cukup sehingga perlu pendanaan; Falcon berencana, dalam kerangka Pipeline ini, mengubah pendanaan nyata yang patuh terhadap regulasi tersebut menjadi tokenisasi agar menjadi aset on-chain yang bisa diperdagangkan di pasar dan membentuk harga. Lalu, di masa depan, bila memenuhi syarat, berpeluang digunakan sebagai agunan untuk minting stablecoin USDf

Meskipun langkah-langkahnya tidak rumit, peran apa yang dimainkan masing-masing pihak yang berkepentingan di dalamnya—layak untuk ditelusuri lebih dalam ⬇️

1/ Peran Falcon: membangun infrastruktur

Falcon sendiri tidak membeli GPU, juga tidak menjual daya komputasi; yang dilakukan adalah membungkus pembiayaan riil ini menjadi aset yang dapat digunakan di blockchain. Secara spesifik ada tiga hal

- Menerbitkan sekuritisasi token dari pembiayaan melalui kerangka kepatuhan

- Agar token ini bisa diperdagangkan di pasar terbuka, dan membentuk harga

- Setelah volume perdagangan dan penetapan harga cukup, pertimbangkan untuk menerimanya sebagai agunan, digunakan untuk mencetak USDf

可以说,Falcon 是在搭一条从真实融资到链上流动性的通道,用币圈话说就是基础设施

2/ Peran El Salvador: menyediakan kerangka pengawasan dan regulasi yang patuh

Aset ini tidak bisa langsung ditokenkan ke blockchain sembarangan; El Salvador sudah memiliki undang-undang khusus tentang «penerbitan aset digital» dan diatur oleh CNAD

Pelaksana penerbitan yang sebenarnya adalah lembaga berlisensi setempat NOTA

Dengan kerangka ini, Tokenized GPU Forward baru bisa disebut penerbitan RWA yang teregulasi, bukan sekadar token yang tidak diawasi

Sebelumnya Tether Gold XAU₮ juga mengikuti jalur regulasi yang sama, yang menunjukkan bahwa sistem ini sudah berjalan

3/ Peran NEAR AI: menyangga pendapatan di masa depan

GPU 买回来之后,得有人用、有人付钱,这笔融资才有现金流支撑

Di sini, NEAR AI berperan sebagai jangkar pembeli: berkomitmen untuk membeli daya komputasi yang akan dihasilkan oleh perangkat keras tersebut di masa depan. Dengan adanya pihak permintaan yang relatif pasti, kepercayaan investor terhadap aset ini akan lebih tinggi, dan juga lebih mudah membentuk penetapan harga

RWA sebagai topik yang sering diperbincangkan dan “diperdagangkan”, mengubah berbagai aset menjadi token lalu dibawa ke blockchain bukanlah hal yang baru. Namun terobosan utama Falcon adalah berupaya memasukkan aset RWA ke dalam Tokenization Pipeline yang lebih luas dan teregulasi, serta mengaitkannya dengan bisnis stablecoin—sehingga merancang model ekonomi yang relatif lengkap ⬇️

Bagi aset itu sendiri, ini adalah perubahan dari sekadar bukti statis menjadi instrumen keuangan yang bisa dipadukan (composable)

Aset dunia nyata → penerbitan yang patuh regulasi → perdagangan terbuka → terbentuk harga dan kedalaman likuiditas → menjadi agunan yang memenuhi syarat → melepas likuiditas baru di blockchain

Keuangan disebut sebagai ibu dari segala industri, karena keuangan dapat meningkatkan efisiensi perputaran modal—membuat pembeli mengeluarkan lebih sedikit dan penjual menghasilkan lebih banyak. Dalam Pipeline RWA Falcon yang dimulai dengan pembiayaan GPU, hal ini terlihat secara cukup langsung

$FF