#binancep2pantoan @Binance Vietnam
Rekening dibekukan karena transaksi yang memicu kecurigaan 😲

Awalnya, sebuah transaksi berjalan sepenuhnya normal. Pembeli mentransfer uang ke rekening bank saya, saya memeriksa jumlah yang masuk sesuai dengan instruksi, lalu menyelesaikan transaksi. Waktu itu saya tidak merasa ada masalah apa pun, karena uang sudah masuk ke rekening dan transaksi di P2P sudah selesai.

Namun beberapa hari setelahnya, bank mengirimkan pemberitahuan yang membuat saya cukup terkejut: rekening dengan transaksi yang diduga mencurigakan dibekukan, dan seluruh saldo di rekening tersebut ikut diblokir.

Hal yang patut disoroti adalah, saldo di rekening itu tidak hanya berisi uang dari transaksi P2P tersebut. Semua saldo ikut terdampak, sehingga penggunaan rekening hampir terhenti.

Saya meninjau kembali riwayat transaksi dan menyadari masalahnya tidak sesederhana “uang sudah masuk berarti selesai”. Saat menjual USDT di P2P, saya menerima pembayaran dari seseorang yang sebenarnya tidak saya ketahui sumber dana di baliknya seperti apa. Jika sumber dana itu terkait dengan transaksi yang tidak wajar, penerima dana juga bisa diminta memberikan penjelasan meskipun ia sendiri tidak tahu apa yang terjadi.

Dari kasus ini, saya menarik satu pelajaran yang cukup jelas: P2P tidak hanya memiliki risiko kehilangan crypto, tetapi juga risiko terkait arus dana di bank.

Karena itu, mulai sekarang saya akan jauh lebih berhati-hati saat menerima uang dari P2P, terutama dengan memeriksa informasi pembeli, isi keterangan transfer, serta menyimpan seluruh bukti untuk setiap transaksi.
$TUT $ACE $GPS