25 Agustus adalah tanggal yang semua orang nantikan untuk $TMX.

Saya lebih tertarik pada apa yang terjadi setelahnya.

Sebuah token bisa menciptakan perhatian dalam semalam. Namun token tidak bisa menciptakan permintaan kredit yang berkelanjutan dengan cepat.

Itu sebabnya saya menilai TermMax lebih dari sudut pandang product-market-fit test yang menyertainya, bukan dari sudut pandang TGE.

Protokol ini sudah memiliki model kredit yang lebih terdefinisi dibanding money market berbasis variable-rate dasar. Jatuh tempo tetap memberi kedua belah pihak sesuatu yang benar-benar bisa mereka rencanakan. Sementara pasar yang terisolasi memungkinkan risiko dipisahkan, bukan memperlakukan setiap jenis jaminan dengan cara yang sama.

Ada satu hal lain yang menurut saya layak mendapat perhatian lebih: efisiensi modal.

Likuiditas yang menunggu untuk masuk ke posisi fixed-rate tidak harus sepenuhnya tidak produktif. Kemampuan untuk menempatkan modal itu bekerja di tempat lain sampai ada kecocokan yang tersedia mengubah dinamika ekonomi dari berada di “pinggir lapangan”.

Tapi inilah bagian yang paling saya pantau:

Apa yang terjadi ketika insentif menjadi kurang penting?

Jika peminjam masih menginginkan pembiayaan yang dapat diprediksi, pemberi pinjaman masih menganggap rasio risiko/manfaatnya menarik, dan kurator terus menciptakan pasar yang bermanfaat, maka TGE menjadi lebih dari sekadar peristiwa token.

Ia menjadi titik transisi untuk sistem kredit yang sudah berjalan.

Itulah pengujian yang saya pedulikan.

Bukan seberapa ramai 25 Agustus.

Seberapa banyak aktivitas nyata yang tersisa setelah perhatian pada hari peluncuran memudar.

#termmax @TermMax
Apa yang paling penting setelah $TMX TGE?
🟢 Real borrowing
67%
🔵 Lender demand
0%
🟡 Curator growth
0%
🔴 Rewards
33%
3 Voting • Voting ditutup