Salah satu cara yang berguna untuk memahami DUSK adalah membayangkannya sebagai tumpukan teknologi.
Di bagian bawah ada networking.
Di atasnya ada konsensus.
Lalu ada pemrosesan status blockchain dan transaksi.
Di atas lapisan-lapisan tersebut ada eksekusi smart contract.
Teknologi privasi berinteraksi dengan transaksi dan aplikasi.
Terakhir, wallet dan aplikasi terdesentralisasi memberikan pengalaman yang terlihat oleh pengguna.
Setiap lapisan bergantung pada lapisan lainnya.
Jika networking gagal, konsensus tidak dapat berkomunikasi.
Jika konsensus gagal, jaringan tidak dapat menyepakati status.
Jika eksekusi gagal, smart contract tidak dapat memperbarui status dengan benar.
Jika infrastruktur transaksi gagal, pengguna tidak dapat berinteraksi dengan chain.
Arsitektur berlapis ini membuat blockchain lebih mudah dipahami.
Alih-alih melihat DUSK sebagai satu kesatuan teknologi yang sangat besar, kita bisa mengkaji setiap lapisan secara terpisah.
Hal itu juga memudahkan perbandingan.
Dua blockchain mungkin sama-sama mengiklankan smart contract, tetapi desain networking, konsensus, privasi, dan eksekusinya bisa sangat berbeda.
Arsitektur DUSK menonjol karena privasi dan kasus penggunaan keuangan diintegrasikan ke dalam desain keseluruhan.
Hasilnya adalah sebuah sistem di mana banyak komponen khusus berkontribusi untuk satu tujuan yang lebih luas. Protokol DUSK beroperasi sebagai tumpukan teknologi yang terstruktur, di mana setiap lapisan sepenuhnya bergantung pada lapisan di bawahnya. Arsitektur modular ini menyederhanakan desain platform dan memungkinkan komponen-komponen khusus menargetkan aplikasi keuangan yang patuh serta menjaga privasi.#dusk $DUSK @Dusk
$NVDAB
$AAPLB
#ChinaJulyOutputRetailInvestmentAllMiss #IsraelStrikesLebanonKillsHezbollahCommander #CardanoSplitsDijkstraUpgradeIntoTwoPhases #SECCancelsCryptoRulemakingMeeting
Di bagian bawah ada networking.
Di atasnya ada konsensus.
Lalu ada pemrosesan status blockchain dan transaksi.
Di atas lapisan-lapisan tersebut ada eksekusi smart contract.
Teknologi privasi berinteraksi dengan transaksi dan aplikasi.
Terakhir, wallet dan aplikasi terdesentralisasi memberikan pengalaman yang terlihat oleh pengguna.
Setiap lapisan bergantung pada lapisan lainnya.
Jika networking gagal, konsensus tidak dapat berkomunikasi.
Jika konsensus gagal, jaringan tidak dapat menyepakati status.
Jika eksekusi gagal, smart contract tidak dapat memperbarui status dengan benar.
Jika infrastruktur transaksi gagal, pengguna tidak dapat berinteraksi dengan chain.
Arsitektur berlapis ini membuat blockchain lebih mudah dipahami.
Alih-alih melihat DUSK sebagai satu kesatuan teknologi yang sangat besar, kita bisa mengkaji setiap lapisan secara terpisah.
Hal itu juga memudahkan perbandingan.
Dua blockchain mungkin sama-sama mengiklankan smart contract, tetapi desain networking, konsensus, privasi, dan eksekusinya bisa sangat berbeda.
Arsitektur DUSK menonjol karena privasi dan kasus penggunaan keuangan diintegrasikan ke dalam desain keseluruhan.
Hasilnya adalah sebuah sistem di mana banyak komponen khusus berkontribusi untuk satu tujuan yang lebih luas. Protokol DUSK beroperasi sebagai tumpukan teknologi yang terstruktur, di mana setiap lapisan sepenuhnya bergantung pada lapisan di bawahnya. Arsitektur modular ini menyederhanakan desain platform dan memungkinkan komponen-komponen khusus menargetkan aplikasi keuangan yang patuh serta menjaga privasi.#dusk $DUSK @Dusk
$NVDAB
$AAPLB
#ChinaJulyOutputRetailInvestmentAllMiss #IsraelStrikesLebanonKillsHezbollahCommander #CardanoSplitsDijkstraUpgradeIntoTwoPhases #SECCancelsCryptoRulemakingMeeting