Ada kesalahan dalam P2P yang menurut saya berbahaya karena tidak diawali dengan jumlah uang palsu.
Uangnya nyata.
Tapi Anda justru mengaitkan uang tersebut ke Order yang salah.
Saya pernah mengalami situasi serupa ketika menangani dua pembayaran yang terjadi berdekatan.
Keduanya muncul di akun, dan karena satu yang datang lebih dulu terlihat jelas, respons pertama adalah berpikir: “Ini pasti uang dari Order saya yang sedang dibuka.”
Namun ketika saya meninjau lagi, saya menyadari saya sedang mengandalkan sesuatu yang sangat mudah keliru:
Ingatan.
Saya mengingat Order apa yang baru saja saya buat, berapa jumlahnya, dan kira-kira kiriman mana yang seharusnya datang lebih dulu.
Itu membuat saya mempertimbangkan ulang cara saya memeriksa transaksi di Binance P2P.
Jika ada banyak Order atau banyak transfer terjadi dalam waktu yang berdekatan, saya tidak hanya bertanya:
“Uangnya sudah masuk?”
Saya menambahkan:
“Uang ini milik tepat Order yang mana?”
Saya mencocokkan Order yang sedang saya proses dengan jumlah uang yang benar-benar diterima, informasi pengirim, dan detail-detail dari pembayaran tersebut. Jika tidak bisa ditentukan dengan jelas hubungan antara uang dan Order, saya tidak akan asal menebak hanya karena jumlahnya terlihat cocok.
Inilah juga alasan saya tidak ingin memproses banyak Order hanya berdasarkan ingatan atau kebiasaan. Saat datanya sudah ada di depan mata, saya ingin mencocokkan dengan Order yang sedang berlangsung, bukan mengandalkan apa yang saya pikir baru saja saya lakukan.
Bagi saya, ini perbedaan kecil tapi sangat penting:
“Uangnya sudah masuk” hanya menunjukkan ada satu jumlah uang yang muncul.
“Uang ini milik Order ini” barulah mengonfirmasi transaksi yang sedang saya tangani.
Kadang-kadang kesalahannya bukan karena salah menerima uang.
Melainkan menerima uang yang benar, tapi menaruhnya pada transaksi yang salah.
#BinanceP2PAnToan @Binance Vietnam $BNB