#binancep2pantoan
@Binance Vietnam
Ada 1 kisah tentang seorang teman saya yang pernah saya ceritakan. Teman ini sering bertransaksi dengan para pedagang yang sebelumnya sudah pernah bertransaksi dengannya, atau bisa juga disebut “sudah saling kenal”
Sudah pasti kawan-kawan juga pernah melakukan transaksi seperti ini, benar ???
Ini sangat berbahaya!
Kebiasaan Berdagang dengan Pedagang yang Sudah Dikenal—Jangan Biarkan Rasa Familiar Menjadi Alasan untuk Tertipu
Dalam P2P, ada kebiasaan yang sangat banyak orang lakukan:
Transaksi dengan seorang pedagang beberapa kali → merasa semuanya aman → mulai percaya sepenuhnya.
Dari situ, setiap kali mereka perlu membeli/menjual USDT, mereka tidak lagi memeriksa dengan teliti seperti sebelumnya:
“Sudah kenal, pasti tidak apa-apa.”
“Sudah sering transaksi berkali-kali.”
“Transfer saja seperti biasa biar cepat.”
Dan sikap lengah inilah yang bisa menjadi titik lemahnya.
Riwayat transaksi yang bagus dari seorang pedagang tidak berarti semua transaksi berikutnya pasti aman. Informasi akun, metode pembayaran, pihak yang melakukan transaksi, atau situasi yang muncul dapat berubah.
Terutama berbahaya jika pedagang menyarankan:
* Mengirim dana di luar perintah P2P.
* Beralih ke rekening bank lain.
* Bertransaksi lewat Zalo/Telegram, bukan lewat platform.
* Mengirim tambahan dana di luar nominal pada perintah.
* “Di-handle khusus” karena alasan lebih cepat atau harga lebih bagus.
Ingat ya:
Orang yang sudah dikenal ≠ aman sepenuhnya.
Riwayat bagus ≠ bebas dari pemeriksaan.
Bertransaksi berkali-kali ≠ boleh mengabaikan prosedur.
P2P yang aman bukan soal percaya siapa, melainkan memeriksa setiap transaksi seolah-olah itu pertama kalinya.
Jangan biarkan seorang pedagang yang dulu sudah dikenal menjadi alasan bagi Anda untuk melewatkan langkah-langkah perlindungan yang penting.
$BTC $CAP $AKE
@Binance Vietnam
Ada 1 kisah tentang seorang teman saya yang pernah saya ceritakan. Teman ini sering bertransaksi dengan para pedagang yang sebelumnya sudah pernah bertransaksi dengannya, atau bisa juga disebut “sudah saling kenal”
Sudah pasti kawan-kawan juga pernah melakukan transaksi seperti ini, benar ???
Ini sangat berbahaya!
Kebiasaan Berdagang dengan Pedagang yang Sudah Dikenal—Jangan Biarkan Rasa Familiar Menjadi Alasan untuk Tertipu
Dalam P2P, ada kebiasaan yang sangat banyak orang lakukan:
Transaksi dengan seorang pedagang beberapa kali → merasa semuanya aman → mulai percaya sepenuhnya.
Dari situ, setiap kali mereka perlu membeli/menjual USDT, mereka tidak lagi memeriksa dengan teliti seperti sebelumnya:
“Sudah kenal, pasti tidak apa-apa.”
“Sudah sering transaksi berkali-kali.”
“Transfer saja seperti biasa biar cepat.”
Dan sikap lengah inilah yang bisa menjadi titik lemahnya.
Riwayat transaksi yang bagus dari seorang pedagang tidak berarti semua transaksi berikutnya pasti aman. Informasi akun, metode pembayaran, pihak yang melakukan transaksi, atau situasi yang muncul dapat berubah.
Terutama berbahaya jika pedagang menyarankan:
* Mengirim dana di luar perintah P2P.
* Beralih ke rekening bank lain.
* Bertransaksi lewat Zalo/Telegram, bukan lewat platform.
* Mengirim tambahan dana di luar nominal pada perintah.
* “Di-handle khusus” karena alasan lebih cepat atau harga lebih bagus.
Ingat ya:
Orang yang sudah dikenal ≠ aman sepenuhnya.
Riwayat bagus ≠ bebas dari pemeriksaan.
Bertransaksi berkali-kali ≠ boleh mengabaikan prosedur.
P2P yang aman bukan soal percaya siapa, melainkan memeriksa setiap transaksi seolah-olah itu pertama kalinya.
Jangan biarkan seorang pedagang yang dulu sudah dikenal menjadi alasan bagi Anda untuk melewatkan langkah-langkah perlindungan yang penting.
$BTC $CAP $AKE