Saya terus berpikir bahwa skalabilitas terlalu sering dijelaskan dengan cara yang terlalu sempit di blockchain.

Sebuah rantai bisa memproses lebih banyak transaksi, namun tetap terasa canggung untuk aplikasi keuangan jika eksekusi menjadi tidak dapat diprediksi seiring aktivitas meningkat.

Yang menarik bagi saya dari Dusk adalah bahwa skalabilitas diperlakukan sebagai masalah sistem, bukan sekadar angka throughput yang lebih besar. Arsitekturnya memisahkan fokus di antara konsensus, jaringan, dan eksekusi, sehingga setiap lapisan punya tugas yang lebih spesifik.

Itu terdengar lebih bersih daripada sekadar mengejar angka TPS sebagai judul.

Tapi ada pertanyaan yang mendasarinya. Aplikasi keuangan tidak hanya butuh kapasitas saat permintaan rendah. Mereka perlu sistem tetap dapat diprediksi ketika beberapa alur kerja bersaing memperebutkan sumber daya pada saat yang sama.

Kapasitas teoretis yang lebih tinggi itu berguna. Kapasitas yang dapat diprediksi lebih sulit.

Jadi, pendekatan berlapis Dusk benar-benar merupakan jalur yang lebih baik menuju infrastruktur keuangan yang skalabel, atau memecah sistem menjadi lebih banyak komponen yang terspesialisasi justru menambah kompleksitas yang harus dikelola??

#dusk @Dusk $DUSK
Better scalability
0%
More complexity
0%
Depends on execution
0%
Too early to tell
0%
0 Voting • Voting ditutup