#dusk $DUSK @Dusk Kemarin, aku bertemu kembali dengan teman sekelas lamaku untuk pertama kalinya setelah setahun.
Kami mulai berbincang tentang pekerjaannya, dan salah satu hal yang ia katakan membuatku berpikir betapa mudahnya sebuah transaksi keuangan terlihat “sudah selesai” sebelum pertukaran aslinya benar-benar tuntas.
Aku mulai melihat pasar berbasis token melalui sudut pandang itu.
Sebuah token bisa diterbitkan.
Sebuah perdagangan bisa disepakati.
Namun tidak berarti keduanya otomatis menjamin pertukaran keuangan telah terselesaikan.
Yang menurutku penting di sini adalah bahwa dua hal masih harus terjadi:
Pembeli menerima aset.
Penjual menerima pembayaran.
Pertanyaan kritisnya adalah apakah dua peristiwa itu bisa dikoordinasikan supaya salah satu pihak tidak menyelesaikan bagiannya sementara pihak lainnya masih tertunda.
Inilah logika di balik delivery-versus-payment (penyerahan versus pembayaran).
Jika aset berpindah terlebih dahulu, penjual menanggung risiko pembayaran.
Jika pembayaran berpindah terlebih dahulu, pembeli menanggung risiko penyerahan.
Jika keduanya bergantung pada sistem dan perantara yang berbeda, transaksi hanya akan tersinkronisasi sejauh yang memungkinkan oleh sistem-sistem tersebut.
Di sinilah menurutku eksekusi atomik menjadi penting.
Tujuannya bukan sekadar mencatat bahwa sebuah perdagangan terjadi.
Tujuannya adalah agar pertukaran itu sendiri mampu mencapai keadaan akhir yang terdefinisi dengan jelas:
aset diserahkan + pembayaran diserahkan.
Semakin aku meninjau Dusk dalam konteks pasar keuangan yang teregulasi, semakin jelas perbedaan ini bagiku.
Menaruh aset di blockchain hanyalah permulaan.
Manfaat utilitas keuangan yang sesungguhnya muncul ketika infrastruktur dapat mengoordinasikan pertukaran di sekitar aset itu dengan ketergantungan yang lebih kecil pada proses penyelesaian yang terfragmentasi.
Itulah mengapa aku terus kembali pada satu pertanyaan:
Bisakah pertukaran keuangan di sekitar token itu mencapai penyelesaian akhir sebagai satu
peristiwa yang terkoordinasi? ⚖️
Tokenisasi menciptakan representasinya.
Penyelesaian (settlement) menciptakan transaksi yang benar-benar selesai.
#Settlement #DvP #DigitalAssets #Blockchain
Kami mulai berbincang tentang pekerjaannya, dan salah satu hal yang ia katakan membuatku berpikir betapa mudahnya sebuah transaksi keuangan terlihat “sudah selesai” sebelum pertukaran aslinya benar-benar tuntas.
Aku mulai melihat pasar berbasis token melalui sudut pandang itu.
Sebuah token bisa diterbitkan.
Sebuah perdagangan bisa disepakati.
Namun tidak berarti keduanya otomatis menjamin pertukaran keuangan telah terselesaikan.
Yang menurutku penting di sini adalah bahwa dua hal masih harus terjadi:
Pembeli menerima aset.
Penjual menerima pembayaran.
Pertanyaan kritisnya adalah apakah dua peristiwa itu bisa dikoordinasikan supaya salah satu pihak tidak menyelesaikan bagiannya sementara pihak lainnya masih tertunda.
Inilah logika di balik delivery-versus-payment (penyerahan versus pembayaran).
Jika aset berpindah terlebih dahulu, penjual menanggung risiko pembayaran.
Jika pembayaran berpindah terlebih dahulu, pembeli menanggung risiko penyerahan.
Jika keduanya bergantung pada sistem dan perantara yang berbeda, transaksi hanya akan tersinkronisasi sejauh yang memungkinkan oleh sistem-sistem tersebut.
Di sinilah menurutku eksekusi atomik menjadi penting.
Tujuannya bukan sekadar mencatat bahwa sebuah perdagangan terjadi.
Tujuannya adalah agar pertukaran itu sendiri mampu mencapai keadaan akhir yang terdefinisi dengan jelas:
aset diserahkan + pembayaran diserahkan.
Semakin aku meninjau Dusk dalam konteks pasar keuangan yang teregulasi, semakin jelas perbedaan ini bagiku.
Menaruh aset di blockchain hanyalah permulaan.
Manfaat utilitas keuangan yang sesungguhnya muncul ketika infrastruktur dapat mengoordinasikan pertukaran di sekitar aset itu dengan ketergantungan yang lebih kecil pada proses penyelesaian yang terfragmentasi.
Itulah mengapa aku terus kembali pada satu pertanyaan:
Bisakah pertukaran keuangan di sekitar token itu mencapai penyelesaian akhir sebagai satu
peristiwa yang terkoordinasi? ⚖️
Tokenisasi menciptakan representasinya.
Penyelesaian (settlement) menciptakan transaksi yang benar-benar selesai.
#Settlement #DvP #DigitalAssets #Blockchain