Saya masih ingat pertama kali itu terjadi. September 2025. 200 USDT, sekitar 5,28 juta VND. Pembeli terlihat meyakinkan. Penilaian bagus, jumlah transaksi yang lumayan. Mengirimkan tangkapan layar transfer kepada saya dalam hitungan detik.

Saya memeriksa namanya. Sudah benar. Memeriksa jumlahnya. Cocok. Melepaskan krionya.

Uangnya tidak pernah datang.

Tangkapan layar itu palsu. Terlihat benar-benar nyata. Logo bank, ID transaksi, status "success". Semuanya. Saya tidak mengecek saldo rekening saya yang sebenarnya sebelum menekan tombol itu. Hanya percaya apa yang saya lihat di obrolan. Kesalahan rookie.

Saya tidak pernah mengulang kesalahan itu lagi.

Setelah itu, pembeli menghilang. Memblokir saya di obrolan. Tidak ada cara untuk mendapatkan krionya kembali. Binance tidak bisa membatalkan pelepasan. Escrow menjalankan tugasnya. Menahan kripto sampai saya mengonfirmasi. Tapi saya mengonfirmasi terlalu cepat. Itu sepenuhnya kesalahan saya.

Binance memang punya sistem sengketa. Saya ajukan satu juga. Mereka meninjau kasusnya, menyelidiki kedua belah pihak, dan akhirnya memberi tanda pada akun pembeli. Tapi dananya sudah terlanjur hilang. Mereka tidak bisa memulihkannya untuk saya.

Bagian terburuknya adalah itu. Mengetahui sistem bekerja persis seperti yang dirancang, tapi saya yang merusak alurnya.

Jadi sekarang saya jadi paranoid. Saya tidak peduli apakah pembelinya punya 1000 transaksi dan tingkat penyelesaian 99%. Saya buka aplikasi perbankan saya. Saya mengecek saldo yang tersedia sendiri. Bukan tangkapan layar. Bukan SMS. Angkanya yang benar-benar ada.
Cocokkan nama pengirim huruf demi huruf. Kalau tidak cocok persis? Saya tidak melepaskan.

Butuh waktu 90 detik. Beberapa pembeli jadi kesal. Saya tidak peduli lagi.
Pernah kehilangan 200 USDT sekali. Tidak akan pernah lagi.

#binancep2pantoan @Binance Vietnam $PORTAL $GPS $ONG
💰 Money actually received
67%
⭐ Buyer rating
33%
📊 Trade history
0%
🛡️ Escrow protection
0%
3 Voting • Voting ditutup