Saya kembali membaca dokumentasi Dusk tadi malam, dan bagian insentif membuat saya melambat serta membacanya dua kali.
Hal yang mula-mula saya pahami sebagai sekadar imbalan validator ternyata lebih bernuansa. Imbalan blok berasal dari DUSK yang baru dimintakan serta biaya transaksi, dengan 80% diberikan kepada pembuat blok, 10% kepada komite pemungutan suara, dan 10% kepada Dusk. Porsi 80% dari pembuat blok dipecah menjadi 70% yang tetap dan 10% yang bervariasi, di mana bagian yang bervariasi bergantung pada suara yang disertakan dalam sertifikat blok. Imbalan pemilih didasarkan pada kredit, sehingga daya pemungutan suara dan insentif saling terhubung erat.
Hal itu memunculkan pertanyaan bagi saya: apakah memberi imbalan kepada pemilih dengan kredit yang lebih tinggi memperkuat partisipasi, atau justru secara bertahap dapat memusatkan pengaruh di antara penyedia yang sudah kuat?
Sisi keamanannya juga menarik. Kekurangan kecil dapat berujung pada skorsing dan soft slashing, sedangkan kekurangan besar seperti blok tidak valid, double voting, atau blok yang saling bertentangan dapat memicu hard slashing.
Lalu saya beranjak ke transaksi. Dusk menggunakan dua model: Moonlight, model berbasis akun dengan kunci publik, dan Phoenix, model berbasis UTXO yang memakai bukti ZK untuk privasi. Perbedaannya jelas, tetapi saya masih ingin tahu bagaimana dua model ini memengaruhi desentralisasi dan tata kelola dalam jangka panjang.
Bagaimana Anda memandang trade-off antara kredit pemilih, penalti, dan desentralisasi?
@Dusk_Foundation #dusk $DUSK
Hal yang mula-mula saya pahami sebagai sekadar imbalan validator ternyata lebih bernuansa. Imbalan blok berasal dari DUSK yang baru dimintakan serta biaya transaksi, dengan 80% diberikan kepada pembuat blok, 10% kepada komite pemungutan suara, dan 10% kepada Dusk. Porsi 80% dari pembuat blok dipecah menjadi 70% yang tetap dan 10% yang bervariasi, di mana bagian yang bervariasi bergantung pada suara yang disertakan dalam sertifikat blok. Imbalan pemilih didasarkan pada kredit, sehingga daya pemungutan suara dan insentif saling terhubung erat.
Hal itu memunculkan pertanyaan bagi saya: apakah memberi imbalan kepada pemilih dengan kredit yang lebih tinggi memperkuat partisipasi, atau justru secara bertahap dapat memusatkan pengaruh di antara penyedia yang sudah kuat?
Sisi keamanannya juga menarik. Kekurangan kecil dapat berujung pada skorsing dan soft slashing, sedangkan kekurangan besar seperti blok tidak valid, double voting, atau blok yang saling bertentangan dapat memicu hard slashing.
Lalu saya beranjak ke transaksi. Dusk menggunakan dua model: Moonlight, model berbasis akun dengan kunci publik, dan Phoenix, model berbasis UTXO yang memakai bukti ZK untuk privasi. Perbedaannya jelas, tetapi saya masih ingin tahu bagaimana dua model ini memengaruhi desentralisasi dan tata kelola dalam jangka panjang.
Bagaimana Anda memandang trade-off antara kredit pemilih, penalti, dan desentralisasi?
@Dusk_Foundation #dusk $DUSK
