Obligasi panda tahun ini sedang ramai. Baru empat bulan di tahun 2026, nilai penerbitannya sudah menembus 200 miliar yuan, melonjak 73% dibanding periode yang sama tahun lalu, dan dengan mudah melampaui total skala tahun lalu.

Di baliknya, logikanya sederhana: regulator sedang menyederhanakan proses dan menurunkan biaya masuk bagi entitas luar negeri; sementara itu, suku bunga dalam renminbi lebih rendah dibanding sebagian besar perekonomian maju. Tentu saja, lembaga luar negeri bersedia datang ke sini untuk membiayai pendanaan melalui penerbitan obligasi—karena biayanya memang sudah demikian adanya.

Ini sebenarnya adalah jendela khas untuk arbitrase spread. Selama renminbi relatif stabil, kontrol modal tidak diperketat, dan keunggulan suku bunga masih ada, tren ini dalam jangka pendek tidak akan berhenti. Namun tetap perlu melihat siklus likuiditas global—jika The Fed berbalik arah atau volatilitas renminbi meningkat, jendela ini bisa cepat menutup.

Dalam sejarah, setiap kali terjadi gelombang panas pembiayaan lintas batas, selalu diikuti oleh penyeimbangan likuiditas berikutnya. Sekarang sedang masa angin yang menguntungkan, tetapi jangan lupa arah angin bisa berubah kapan saja.