Terjual 500 USDT dan pembeli mengirim uang dari rekening bank orang lain 😳
Minggu lalu, saya punya order jual P2P untuk 500 USDT. Pembeli menandai pembayaran sebagai selesai, dan saat saya cek aplikasi bank saya, memang sudah masuk 12,6 juta VND. Uang beneran, transaksi beneran.
Tapi kemudian saya melihat nama pengirimnya. Namanya tidak sama dengan nama pembeli di order Binance. Jauh sekali. Nama belakang berbeda, semuanya berbeda.
Saya duduk diam selama lima menit memikirkan mau ngapain. Uangnya nyata. Jumlahnya benar. Sebagian diri saya ingin saja melepas koin dan lanjut.
Namun masalahnya begini: kalau uang itu berasal dari akun yang dibobol atau dicuri, bank saya bisa membekukan akun saya nanti saat pemilik sebenarnya melapor. Memang uangnya saya punya, tapi saya juga bakal punya akun yang dibekukan serta investigasi penipuan yang dikaitkan dengan nama saya.
Jadi saya tidak melepas koin. Saya mengajukan Banding dan menjelaskan ketidaksesuaian nama ke Dukungan Binance. Mereka meneliti dan menyelesaikannya.
Yang saya pelajari:
🔴 Uang yang masuk BUKAN satu-satunya patokan. Nama pengirim HARUS sama dengan nama KYC Binance pembeli. 🟢 Jika namanya tidak cocok, JANGAN release. Ajukan banding segera. 🟢 Ambil screenshot semuanya: transaksi bank, detail order, percakapan/chat. 🟡 Pembayaran oleh pihak ketiga adalah salah satu risiko P2P paling umum yang sering diabaikan oleh penjual baru.
Uang yang “nyata” tidak berarti uangnya “bersih”. Itu dua hal yang sangat berbeda.
Apakah ada yang lain yang pernah menghadapi ketidaksesuaian nama di P2P? Kamu mengatasinya bagaimana?
@Binance Vietnam #BinanceP2PAnToan $HEMI $APR $VELVET
Minggu lalu, saya punya order jual P2P untuk 500 USDT. Pembeli menandai pembayaran sebagai selesai, dan saat saya cek aplikasi bank saya, memang sudah masuk 12,6 juta VND. Uang beneran, transaksi beneran.
Tapi kemudian saya melihat nama pengirimnya. Namanya tidak sama dengan nama pembeli di order Binance. Jauh sekali. Nama belakang berbeda, semuanya berbeda.
Saya duduk diam selama lima menit memikirkan mau ngapain. Uangnya nyata. Jumlahnya benar. Sebagian diri saya ingin saja melepas koin dan lanjut.
Namun masalahnya begini: kalau uang itu berasal dari akun yang dibobol atau dicuri, bank saya bisa membekukan akun saya nanti saat pemilik sebenarnya melapor. Memang uangnya saya punya, tapi saya juga bakal punya akun yang dibekukan serta investigasi penipuan yang dikaitkan dengan nama saya.
Jadi saya tidak melepas koin. Saya mengajukan Banding dan menjelaskan ketidaksesuaian nama ke Dukungan Binance. Mereka meneliti dan menyelesaikannya.
Yang saya pelajari:
🔴 Uang yang masuk BUKAN satu-satunya patokan. Nama pengirim HARUS sama dengan nama KYC Binance pembeli. 🟢 Jika namanya tidak cocok, JANGAN release. Ajukan banding segera. 🟢 Ambil screenshot semuanya: transaksi bank, detail order, percakapan/chat. 🟡 Pembayaran oleh pihak ketiga adalah salah satu risiko P2P paling umum yang sering diabaikan oleh penjual baru.
Uang yang “nyata” tidak berarti uangnya “bersih”. Itu dua hal yang sangat berbeda.
Apakah ada yang lain yang pernah menghadapi ketidaksesuaian nama di P2P? Kamu mengatasinya bagaimana?
@Binance Vietnam #BinanceP2PAnToan $HEMI $APR $VELVET