Investor ritel baru saja memarkir rekor $3,05 triliun di dana pasar uang—naik $202 miliar dari tahun lalu.

Jumlahnya tiga kali lipat dari yang mereka pegang pada 2022. Dua kali lipat dari puncak pandemi 2020.

Kenapa? Dana pasar uang masih membayar sekitar 3,57% dengan risiko yang nyaris nol. Orang memilih uang tunai dibanding saham.

Sejak 2019, saldo ini tumbuh 14% per tahun. Ini banyak uang menganggur di pinggir.

Ini bukan kepanikan—ini pragmatisme. Saat Anda bisa menghasilkan hampir 4% dalam bentuk kas dengan volatilitas nol, mengapa buru-buru masuk ke saham?

Pertanyaannya: berapa lama ini bertahan? Dan apa yang terjadi saat The Fed memangkas suku bunga dan keunggulan imbal hasil itu hilang?

Saat itulah rotasi sesungguhnya dimulai.