🚨 BESAR: JPMorgan semakin berbahaya dekat untuk menciptakan sejarah perbankan.
Raksasa Wall Street ini diprediksi akan menjadi bank pertama di dunia bernilai $1 TRILIUN. JPMorgan dinilai sekitar $919–$935 miliar setelah rangkaian hasil pendapatan yang kuat, sehingga tonggak besar itu kini berada dalam jangkauan.
Dan kisahnya mungkin tidak berhenti pada $1 triliun.
Analis perbankan terkemuka Mike Mayo terus memantau kenaikan JPMorgan, sementara bank itu terus mendominasi di perbankan konsumen, perdagangan, perbankan investasi, kartu kredit, dan manajemen kekayaan.
Kwartal terbarunya sangat besar — JPMorgan melaporkan laba bersih sebesar $21,2 miliar, rekor laba per kuartal tertinggi yang pernah dicatat oleh bank A.S. Pendapatan dari perdagangan ekuitas juga melonjak, sementara biaya perbankan investasi meningkat seiring aktivitas kesepakatan yang kembali ramai.
Di bawah Jamie Dimon, JPMorgan telah menghabiskan dua dekade membangun kekuatan finansial berskala sangat besar, dengan laba yang kuat, serta reputasi mampu bertahan menghadapi krisis lebih baik daripada banyak pesaing.
Sekarang bayangkan bab berikutnya…
$1 triliun saja sudah akan membuat JPMorgan menjadi bank pertama dalam sejarah yang mencapai level tersebut.
Jika skenario bullish jangka panjang akhirnya mendorongnya menuju $2 triliun, kita mungkin sedang menyaksikan salah satu transformasi terbesar dalam perbankan modern.
Wall Street tidak hanya memantau pertumbuhan JPMorgan lagi.
Mereka memantau sejarah yang semakin dekat. 👀
Raksasa Wall Street ini diprediksi akan menjadi bank pertama di dunia bernilai $1 TRILIUN. JPMorgan dinilai sekitar $919–$935 miliar setelah rangkaian hasil pendapatan yang kuat, sehingga tonggak besar itu kini berada dalam jangkauan.
Dan kisahnya mungkin tidak berhenti pada $1 triliun.
Analis perbankan terkemuka Mike Mayo terus memantau kenaikan JPMorgan, sementara bank itu terus mendominasi di perbankan konsumen, perdagangan, perbankan investasi, kartu kredit, dan manajemen kekayaan.
Kwartal terbarunya sangat besar — JPMorgan melaporkan laba bersih sebesar $21,2 miliar, rekor laba per kuartal tertinggi yang pernah dicatat oleh bank A.S. Pendapatan dari perdagangan ekuitas juga melonjak, sementara biaya perbankan investasi meningkat seiring aktivitas kesepakatan yang kembali ramai.
Di bawah Jamie Dimon, JPMorgan telah menghabiskan dua dekade membangun kekuatan finansial berskala sangat besar, dengan laba yang kuat, serta reputasi mampu bertahan menghadapi krisis lebih baik daripada banyak pesaing.
Sekarang bayangkan bab berikutnya…
$1 triliun saja sudah akan membuat JPMorgan menjadi bank pertama dalam sejarah yang mencapai level tersebut.
Jika skenario bullish jangka panjang akhirnya mendorongnya menuju $2 triliun, kita mungkin sedang menyaksikan salah satu transformasi terbesar dalam perbankan modern.
Wall Street tidak hanya memantau pertumbuhan JPMorgan lagi.
Mereka memantau sejarah yang semakin dekat. 👀
