Pada awalnya saya mengira kekecewaan yang tenang yang menanti banyak proyek tokenisasi, dan itu terlihat pertama kali ketika seseorang mencoba menjualnya. Anda bisa mencetak obligasi token yang sepenuhnya patuh. Tapi token yang tidak bisa Anda jual ketika Anda membutuhkannya sebenarnya bukan aset—itu hanya tangkapan layar dari aset tersebut. Likuiditas, bukan penerbitan, adalah bagian yang paling sulit.
Dan likuiditas adalah hal yang aneh, karena Anda tidak bisa membangunnya secara langsung. Ini adalah masalah koordinasi. Suatu pasar hanya ada ketika penerbit, pembeli yang memenuhi syarat, dan market maker semuanya hadir di tempat yang sama pada waktu yang sama, pada jalur (rails) yang saling terhubung dan bisa saling berkomunikasi. Jika Anda melewatkan salah satu dari semuanya itu, yang Anda dapatkan adalah pencatatan (listing), bukan pasar.
Kepatuhan diam-diam membuatnya lebih sulit. Aturan kelayakan yang sama yang membuat sebuah sekuritas legal—siapa yang boleh memegangnya, di yurisdiksi mana—juga mengecilkan kumpulan orang yang secara hukum bisa menjadi pihak lawan dari perdagangan Anda. Keamanan dan kedalaman saling bertentangan.
Jadi pertanyaan yang menarik untuk sesuatu seperti Dusk Trade bukan "apakah Anda bisa tokenisasi". Melainkan apakah sebuah venue bersama yang patuh dapat memusatkan arus (flow) yang cukup untuk benar-benar berarti, alih-alih membiarkan setiap penerbit terdampar sendirian di pulaunya masing-masing dengan volume tipis.
Siapa yang akan menggunakannya? Penerbit dan investor yang lebih memilih berbagi buku (order book) yang dalam daripada masing-masing harus menjalankan buku kosong. Apa yang membuatnya gagal? Jika fragmentasi kelayakan dan permulaan yang dingin membuat buku tetap tipis terlepas seberapa bagus jalurnya.
@Dusk_Foundation
#dusk
$DUSK
Dan likuiditas adalah hal yang aneh, karena Anda tidak bisa membangunnya secara langsung. Ini adalah masalah koordinasi. Suatu pasar hanya ada ketika penerbit, pembeli yang memenuhi syarat, dan market maker semuanya hadir di tempat yang sama pada waktu yang sama, pada jalur (rails) yang saling terhubung dan bisa saling berkomunikasi. Jika Anda melewatkan salah satu dari semuanya itu, yang Anda dapatkan adalah pencatatan (listing), bukan pasar.
Kepatuhan diam-diam membuatnya lebih sulit. Aturan kelayakan yang sama yang membuat sebuah sekuritas legal—siapa yang boleh memegangnya, di yurisdiksi mana—juga mengecilkan kumpulan orang yang secara hukum bisa menjadi pihak lawan dari perdagangan Anda. Keamanan dan kedalaman saling bertentangan.
Jadi pertanyaan yang menarik untuk sesuatu seperti Dusk Trade bukan "apakah Anda bisa tokenisasi". Melainkan apakah sebuah venue bersama yang patuh dapat memusatkan arus (flow) yang cukup untuk benar-benar berarti, alih-alih membiarkan setiap penerbit terdampar sendirian di pulaunya masing-masing dengan volume tipis.
Siapa yang akan menggunakannya? Penerbit dan investor yang lebih memilih berbagi buku (order book) yang dalam daripada masing-masing harus menjalankan buku kosong. Apa yang membuatnya gagal? Jika fragmentasi kelayakan dan permulaan yang dingin membuat buku tetap tipis terlepas seberapa bagus jalurnya.
@Dusk_Foundation
#dusk
$DUSK
